Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
13 Apr 2025 924 Pembaca Admin Bappeda

Kabupaten Tangerang Gelar Booth camp Inkubator Bisnis 2025 untuk Dukung UMKM Go Global

BAPPEDA – Pemerintah Kabupaten Tangerang secara resmi membuka program Booth camp Inkubator Bisnis 2025 sebagai wujud komitmen kuat dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Acara pembukaan yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Kelapa Dua, pada Kamis (10/04/2025) ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah.

Program kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) dan Dinas Koperasi dan UMKM, bersama dengan Institut Teknologi Indonesia (ITI) serta dukungan Kementerian Koperasi dan UKM RI ini bertujuan untuk menciptakan pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing global.

Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah dalam sambutannya menekankan, program ini merupakan upaya pendampingan komprehensif bagi UMKM di Kabupaten Tangerang.

“Hari ini saya membuka Booth camp Inkubator Bisnis 2025, di mana UMKM dari Kabupaten Tangerang akan mendapatkan pelatihan, pendampingan, dan pembinaan dari berbagai pihak. Kita ingin UMKM kita bukan hanya dilatih, tapi betul-betul didampingi hingga berhasil,” ujarnya.

Sebanyak 25 tenant UMKM terpilih akan mengikuti pelatihan intensif yang mencakup berbagai aspek krusial dalam pengembangan usaha, mulai dari penguatan produk, analisis kekurangan, strategi pemasaran, hingga kesiapan ekspor. Intan menegaskan, program ini akan menjadi pendampingan jangka panjang yang berkelanjutan.

“Kami berharap produk-produk dari Kabupaten Tangerang bisa menembus pasar global. Mulai dari packaging, strategi pemasaran, sampai akses pasar ekspor akan terus kita dampingi,” tambahnya.

Kepala BAPPEDA Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono menjelaskan, Incube Booth camp merupakan kelanjutan dari pilot project inkubasi bisnis yang telah berjalan sejak tahun 2024. Program ini merupakan hasil sinergi antara BAPPEDA, Institut Teknologi Indonesia (ITI), BINUS, serta dukungan dari Kementerian Koperasi dan UKM.

“Booth camp ini menjadi bagian dari pilot project yang digagas BAPPEDA. Tahun ini adalah tahun kedua. Nantinya, setelah modelnya matang, program ini akan diserahkan kepada dinas teknis untuk dilanjutkan,” jelasnya.

Para peserta akan mengikuti pelatihan selama dua hari, dilanjutkan dengan pendampingan intensif selama enam bulan. Program ini akan diakhiri dengan kegiatan Business Matching yang bertujuan mempertemukan UMKM dengan calon pembeli atau investor.

Keberhasilan program serupa di tahun sebelumnya, di mana beberapa tenant berhasil mendapatkan kontrak kerja sama senilai Rp250 juta dan letter of intent untuk perbaikan produk, menjadi motivasi untuk terus mengembangkan inisiatif ini.

“Kita ingin para pelaku UMKM ini tidak hanya bertahan, tetapi naik kelas. Mereka harus memahami bagaimana menarik perhatian buyer, memperbaiki produk, memanfaatkan teknologi, dan membuka akses pasar lebih luas,” imbuh Ujang.

Booth camp Inkubator Bisnis 2025 ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mewujudkan UMKM sebagai pilar utama perekonomian daerah, sejalan dengan semangat “Berkembang, Bertumbuh, Berdampak” untuk membawa UMKM lokal ke kancah global.






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.