Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
16 Mar 2026 214 Pembaca Admin Setwan

Bupati Sampaikan Penjelasan LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tangerang

Tangerang — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Penjelasan Bupati terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, Kamis (12/3/2026), di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tangerang.

Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Wakil Bupati Tangerang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, pimpinan BUMD, camat se-Kabupaten Tangerang, tokoh masyarakat, serta insan pers.

Penyampaian LKPJ Kepala Daerah merupakan bagian dari mekanisme penyelenggaraan pemerintahan daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban kepala daerah kepada DPRD atas pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran selama satu tahun anggaran.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tangerang menyampaikan bahwa penyampaian LKPJ merupakan amanat peraturan perundang-undangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksana Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 mengenai Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Berdasarkan ketentuan tersebut, kepala daerah wajib menyampaikan LKPJ kepada DPRD paling lambat tiga bulan setelah berakhirnya tahun anggaran.

LKPJ memuat gambaran menyeluruh mengenai kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran, termasuk capaian pembangunan, pengelolaan keuangan daerah, pelaksanaan kebijakan strategis, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan.

Pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Tangerang menetapkan tema pembangunan daerah yaitu “Pemerataan Pembangunan Berwawasan Lingkungan dalam Upaya Peningkatan Daya Saing Daerah melalui Kolaborasi Antar Sektor.” Tema tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan, pemerataan wilayah, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Di bidang pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus melakukan berbagai inovasi guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilaksanakan adalah digitalisasi layanan administrasi kependudukan yang kini telah menjangkau seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang. Melalui digitalisasi tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan administrasi secara lebih cepat, mudah, dan efisien.

Dalam sektor ekonomi dan ketenagakerjaan, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui berbagai program pelatihan berbasis keterampilan, salah satunya melalui program Mobile Training Unit yang memberikan pelatihan langsung kepada masyarakat di berbagai wilayah. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal sekaligus membuka peluang usaha mandiri bagi masyarakat.

Selain itu, dukungan terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus diperkuat melalui berbagai program pembinaan, pengembangan ekonomi kreatif, serta penyediaan ruang inovasi bagi generasi muda. Pengembangan pusat inovasi pemuda juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mendorong lahirnya wirausaha muda yang kreatif dan inovatif.

Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat, di antaranya melalui program desa mandiri pangan, pengembangan usaha ekonomi produktif, serta pelaksanaan bazar murah dan bantuan pangan bagi masyarakat.

Di sektor kesehatan, pemerintah daerah terus memperkuat berbagai program peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, termasuk melalui program Talenta Unggul Generasi Sehat yang bertujuan menekan angka stunting, meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan, serta memperluas akses masyarakat terhadap air bersih.

Sementara itu, dalam bidang pendidikan, pemerintah daerah terus berupaya memperluas akses pendidikan yang berkualitas melalui pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan, dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan, serta pemberian beasiswa kepada ribuan siswa dan mahasiswa sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Di bidang infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus melaksanakan berbagai pembangunan strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, di antaranya melalui program pembangunan rumah layak huni, peningkatan kualitas jalan dan jembatan, serta pembangunan sistem pengendalian banjir melalui pembangunan polder dan kolam retensi di sejumlah wilayah rawan banjir.

Dari sisi pengelolaan keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Tangerang mencatatkan capaian kinerja yang positif pada Tahun Anggaran 2025. Target pendapatan daerah sebesar Rp8,7 triliun berhasil direalisasikan sebesar Rp9,052 triliun atau mencapai 103,61 persen dari target yang ditetapkan.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan sebesar Rp5,1 triliun juga berhasil melampaui target dengan realisasi sebesar Rp5,3 triliun atau mencapai 104,56 persen. Sementara itu, dari sisi belanja daerah yang direncanakan sebesar Rp9,4 triliun, realisasinya mencapai Rp9,1 triliun atau sekitar 96,24 persen.

Pada sektor pembiayaan daerah yang direncanakan sebesar Rp758 miliar, realisasi pembiayaan tercatat mencapai 100 persen. Selain itu, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar lebih dari Rp917 miliar dengan tingkat realisasi mencapai sekitar 99,96 persen.

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyalurkan berbagai program bantuan kepada pemerintah desa yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi, maupun APBD Kabupaten dengan total nilai lebih dari Rp964 miliar dan tingkat realisasi mencapai sekitar 99,63 persen.

Meski berbagai capaian pembangunan telah berhasil diraih, pemerintah daerah menyadari bahwa masih terdapat sejumlah tantangan dan kebutuhan masyarakat yang perlu terus direspons secara berkelanjutan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi faktor penting dalam memastikan pelaksanaan pembangunan daerah berjalan secara efektif dan tepat sasaran.

Melalui forum Rapat Paripurna tersebut, Wakil Bupati Tangerang juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Tangerang, unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, serta seluruh elemen masyarakat atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

Dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 selanjutnya akan dibahas oleh DPRD Kabupaten Tangerang untuk menghasilkan rekomendasi strategis sebagai bahan evaluasi dan perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah pada tahun-tahun mendatang.

Sinergi antara eksekutif, legislatif, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat terus diperkuat guna mewujudkan pembangunan Kabupaten Tangerang yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.