Artikel Kesehatan : Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Kabupaten Tangerang
Pendahuluan
Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator utama dalam menilai keberhasilan sistem pelayanan kesehatan suatu negara. Kedua indikator ini tidak hanya mencerminkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga berkaitan erat dengan faktor sosial, ekonomi, dan kultural di masyarakat (Campbell & Graham, 2006). Menurut World Health Organization (2022), AKI global mencapai 295.000 jiwa per tahun, mayoritas terjadi di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Sementara itu, AKB juga masih tinggi, mencapai 2,4 juta kematian bayi baru lahir setiap tahun (UNICEF, 2021).
Secara teoritis, penurunan angka kematian ibu dan bayi berkaitan erat dengan pendekatan Continuum of Care dalam pelayanan kesehatan, yaitu pemberian layanan kesehatan yang berkesinambungan mulai dari masa prakonsepsi, kehamilan, persalinan, hingga pascapersalinan (Kerber et al., 2007). Model ini menekankan pentingnya akses terhadap layanan berkualitas pada seluruh tahapan kehidupan reproduktif perempuan. Layanan seperti antenatal care (ANC), pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan terlatih, sistem rujukan, serta pelayanan neonatal esensial menjadi komponen kunci dalam upaya ini (Bhutta et al., 2014).
Kabupaten Tangerang sebagai salah satu wilayah metropolitan di Provinsi Banten memiliki tantangan tersendiri dalam menurunkan AKI dan AKB. Dengan karakteristik wilayah yang meliputi daerah urban, peri-urban, dan rural, variasi ketersediaan layanan kesehatan dan sumber daya manusia menjadi faktor penentu keberhasilan program kesehatan ibu dan anak. Namun demikian, data terbaru menunjukkan bahwa Kabupaten Tangerang berhasil menurunkan angka kematian ibu dari 39 kasus pada tahun 2023 menjadi 34 kasus pada tahun 2024 (61/100.000 KH), serta angka kematian bayi dari 256 kasus menjadi 214 (3,7/1000 KH) kasus pada periode yang sama.
Artikel selengkapnya dapat
dilihat di https://drive.tangerangkab.go.id/s/YG9dndbfAf4arrQ
Berita Lainnya
-
15 May 2026
Lewat Jum’at Keliling, Bupati Tangerang Eratkan Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga Legok
Tangerang – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, melaksanakan kegiatan Jum’at Keliling (Jumling) di Masjid Jami’ ...
-
15 May 2026
Bupati Tangerang Tekankan Masjid Bukan Hanya Sebagai Tempat Ibadah Tapi Juga Pusat Pembinaan Umat dan Penguatan Nilai Sosial
TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi melakukan prosesi peletakan batu pertama renovasi ...
-
14 May 2026
Bupati Tangerang Kunjungi Bayi Bernama Moch. Maesyal Rasyid di Sepatan
TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengunjungi seorang bayi yang diberi nama Moch. Maesyal ...
-
14 May 2026
Bupati Tangerang Sidak Tempat Hiburan Malam Ilegal dan Panggil Pengelola
TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Kapolesta Tangerang dan Dandum 0510 Tigaraksa melakukan ...
-
14 May 2026
Bupati Tangerang Apresiasi Aksi Nyata Umat Buddha Tanam Mangrove di Ketapang Mauk Dalam Rangka Peringatan Waisak 2026
Tangerang,–Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan penanaman pohon mangrove dalam rangka memperingati Hari Tri ...