Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
07 Jul 2026 28 Pembaca Admin Bkpsdm

Tingkatkan Kompetensi ASN, Pemkab Tangerang Gelar Pelatihan Penanganan Tuberkulosis (TBC)

TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Pelatihan Penanganan Tuberkulosis (TBC) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Diklat Kitri Bakti, Curug, Senin (6/7/2026), merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam mendukung percepatan penanggulangan tuberkulosis di Kabupaten Tangerang.

Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Dr. Drs. H. AF Firzada Mahalli, S.E., M.Si., yang hadir mewakili Bupati Tangerang. Turut hadir perwakilan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten, Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, jajaran BKPSDM Kabupaten Tangerang, narasumber, serta para peserta pelatihan.

Dalam sambutan Bupati Tangerang yang dibacakan pada acara tersebut, disampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kapasitas ASN, khususnya tenaga kesehatan, agar mampu memberikan pelayanan yang profesional dalam penanganan Tuberkulosis (TBC).

"Pelatihan ini menjadi sangat penting sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, sekaligus menyamakan persepsi dan pemahaman terhadap strategi penanggulangan TBC yang terbaru sesuai standar WHO dan Kementerian Kesehatan," demikian kutipan sambutan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah.

Beliau juga menegaskan bahwa tuberkulosis masih menjadi salah satu penyakit menular dengan beban kasus yang tinggi di Indonesia. Tantangan tersebut semakin kompleks dengan meningkatnya kasus TBC (TBC), sehingga diperlukan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi sesuai standar dalam melakukan deteksi dini, diagnosis, pengobatan, pendampingan pasien, hingga pelaporan kasus secara terintegrasi.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang Beni Rachmat dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara BKPSDM Kabupaten Tangerang dengan BPSDMD Provinsi Banten dan Dinas Kesehatan Provinsi Banten melalui metode pembelajaran blended learning. Peserta pelatihan berjumlah 30 ASN yang terdiri atas dokter dan perawat pemangku program tuberkulosis di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

Selama pelatihan, peserta akan memperoleh berbagai materi strategis, antara lain situasi dan kebijakan nasional penanggulangan TBC, penemuan kasus dan penegakan diagnosis, tata laksana pengobatan, pencegahan dan pengendalian infeksi, pelayanan yang berpusat pada pasien, kolaborasi lintas profesi, hingga manajemen program penanggulangan tuberkulosis. Selain pembelajaran klasikal, peserta juga mengikuti pembelajaran daring dan studi lapangan sebagai bagian dari penguatan kompetensi.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap para peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di unit kerja masing-masing sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat penemuan kasus secara aktif, meningkatkan angka keberhasilan pengobatan, serta mendukung target eliminasi tuberkulosis di Kabupaten Tangerang. Harapan tersebut sejalan dengan komitmen Pemkab Tangerang dalam membangun ASN yang profesional, kompeten, dan adaptif guna memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas. (PSDMA)






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.