Tertarik Produk Unggulan Daerah Lain, Ribuan Warga Padati Apkasi Otonomi Expo 2025
TANGERANG - Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah membanjiri acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo (AOE) 2025 yang digelar di ICE BSD, Kab. Tangerang. Acara ini menjadi magnet bagi pengunjung yang antusias melihat berbagai potensi unggulan dari ratusan kabupaten di seluruh Indonesia.
APKASI Otonomi Expo 2025 menjadi platform strategis bagi pemerintah kabupaten untuk mempromosikan berbagai potensi daerah, mulai dari sektor pariwisata, investasi, hingga produk unggulan lokal.
Area pameran dipenuhi oleh masyarakat yang penasaran. Banyak dari mereka datang tidak hanya untuk melihat-lihat, tetapi juga untuk membeli produk-produk khas daerah yang ditawarkan. Salah satu pengunjung, Rina, seorang mahasiswa, mengaku kagum dengan beragamnya produk yang dipamerkan.
“Saya datang ke sini karena ingin melihat kebudayaan dan produk dari daerah lain. Tadi saya coba kopi dari Papua dan kerajinan tangan dari Kalimantan. Semuanya bagus-bagus dan unik,” ujar Rina.
Sementara itu, Della Putri Salom, yang akrab disapa Della, hadir bersama rekan-rekannya dari Yayasan Mandani Berkelanjutan, sebuah organisasi non-pemerintah (NGO). Mereka datang khusus untuk mendampingi dan mendukung partisipasi Kabupaten Kapuas Hulu dalam acara ini.
Menurut Della, gelaran AOE 2025 memberikan dampak yang sangat positif. Ia menyoroti perbedaan besar antara sistem jual beli online dan pameran secara langsung.
"Kalau online kan banyak pertimbangan, enggak bisa ngeraba tekstur bahannya atau merasakan langsung rasanya. Nah, kalau di sini, kita bisa langsung merasakan. Misalnya, kalau mau beli makanan, sudah ada sampelnya, jadi kita tahu rasanya seperti apa," ujar Della.
Della juga menambahkan bahwa kehadiran pameran ini memudahkan konsumen untuk mengetahui spesifikasi produk secara jelas dan melihat berbagai pilihan yang ditawarkan. "Pilihannya banyak, enggak cuma satu atau dua jenis saja," tambahnya.
Beberapa daerah, termasuk Kabupaten Kapuas Hulu, dinilai Della sudah sangat efektif dalam mempromosikan potensi mereka. "Kapuas Hulu mempromosikan kain tenun daerahnya sendiri, lalu juga memperkenalkan potensi-potensi lain selain kain tenun," jelasnya.
Sebagai informasi, acara ini juga menjadi kesempatan emas bagi pemerintah daerah untuk menarik investor. Banyaknya stan yang memamerkan informasi peluang investasi, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, hingga industri kreatif, menunjukkan keseriusan pemerintah kabupaten dalam mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Para bupati dan perwakilan pemerintah daerah terlihat aktif berinteraksi dengan para pelaku usaha dan investor yang hadir.
(Diskominfo Kab.Tangerang/RS/nD)
PR/380 -DISKOMINFO/VIII/2025
Berita Lainnya
-
19 May 2026
Buka Festival Literasi 2026, Bupati Tangerang Harap Budaya Literasi Meningkat
TANGERANG – Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Festival Literasi Tangerang Gemilang Tahun 2026 yang ...
-
19 May 2026
Buka Dialog Literasi Digital KWRI, Wabup Intan Nurul Hikmah Ingatkan Generasi Muda Tangerang Waspadai Dampak Era Post-Truth
TANGERANG,– Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, membuka sekaligus menjadi keynote speaker dalam acara Dialog ...
-
19 May 2026
Bupati Tekankan Penguatan Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi di Kabupaten Tangerang
TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka acara pertemuan Tim Gerakan Penyelamatan Ibu dan ...
-
19 May 2026
Bupati Tangerang Tegaskan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Transparan dan Obyektif
Tangerang, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pelaksanaan Sistem Penerimaan Siswa Baru tahun ajaran ...
-
18 May 2026
Jelang Idul Adha, Pemkab Tangerang dan Forkopimda Perketat Pengawasan Hewan Kurban Berstandar ASUH
TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bergerak cepat memastikan kesiapan wilayah menjelang Hari Raya Idul ...