Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
20 Aug 2026 5 Pembaca Admin Puskesmas Balaraja

PERKUAT DETEKSI DINI CEGAH PENYALAHGUNAAN NAPZA DIKALANGAN REMAJA, DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG DAN PUSKESMAS BALARAJA GANDENG BNNP PROVINSI BANTEN GELAR PENYULUHAN BAHAYA NAPZA UNTUK GURU BIMBINGAN KONSELING (BK) SMP DAN SMA.

Balaraja, Maraknya penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya atau NAPZA di kalangan remaja menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Untuk membentengi pelajar, Puskesmas Balaraja menggelar kegiatan "Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan NAPZA di Kalangan Remaja pada Tenaga Guru" pada hari Selasa, 18 Agustus 2026 bertempat di Aula Puskesmas Balaraja. Kegiatan ini diikuti oleh Guru Bimbingan Konseling dari sekolah lanjutan tingkat SMP dan SMA se-wilayah kerja Puskesmas Balaraja. Turut hadir dr. Sulastri selaku Kepala Puskesmas Balaraja, dr. Widianti Pratiwi selaku Katim PTMK4,PJ Ariefyani Nurul Azizah,SST,MKM, Selaku PJ Pengelola NAPJA Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Erlyn Yolanda selaku PJ UKS dan Phuspita Mentary, A.Md.Kep selaku PJ Keswa Puskesmas Balaraja, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Materi Strategi P4GN Langsung dari BNNP Banten Sebagai narasumber utama hadir Ibu Ainul Mardhiah, SKM selaku Koordinator Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Banten. Dalam materinya berjudul "STRATEGI DETEKSI DINI PENGENALAN NAPZA DAN P4GN BAGI BPK PROVINSI BANTEN", Ibu Ainul memaparkan 4 hal penting: jenis NAPZA yang beredar, modus baru peredaran di sekolah, ciri-ciri siswa yang terpapar, dan strategi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika atau P4GN. Bahaya dan Dampak Buruk NAPZA Bagi Remaja dan Pelajar Ibu Ainul menekankan bahwa remaja dan pelajar adalah kelompok paling rentan karena faktor rasa penasaran, tekanan akademik, dan pengaruh lingkungan. Dampak bagi kesehatan: Kerusakan otak, gangguan jantung, paru-paru, dan sistem kekebalan tubuh. Pengguna juga berisiko tinggi tertular HIV dan hepatitis. Dampak psikis: Depresi, cemas berlebihan, halusinasi, gangguan konsentrasi, hingga gangguan jiwa. Dampak sosial & masa depan: Prestasi belajar menurun drastis, putus sekolah, konflik dengan keluarga, terlibat kenakalan remaja dan kriminalitas, serta sulit mendapatkan pekerjaan. "Deteksi dini adalah kunci. Guru BK harus mampu mengenali perubahan perilaku kecil seperti sering bolos, menyendiri, mata merah, dan penurunan nilai. Jangan tunggu sampai terlambat," tegas Ibu Ainul. Komitmen Puskesmas dan Sekolah dr.Sulastri, Kepala Puskesmas Balaraja dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BNNP Banten dan para guru. "Kami berharap setelah penyuluhan ini, para Guru BK dapat menjadi mitra Puskesmas dalam melakukan deteksi dini dan rujukan. Mari kita selamatkan generasi Kabupaten Tangerang agar terbebas dari jerat NAPZA dan dapat meraih prestasi," ujarnya. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif. Para guru BK sangat antusias bertanya terkait alur pelaporan jika menemukan kasus di sekolah dan program rehabilitasi yang tersedia.Dengan adanya kegiatan ini, Puskesmas Balaraja berkomitmen untuk terus bersinergi dengan BNN, sekolah, dan masyarakat dalam upaya P4GN demi terwujudnya remaja Kabupaten Tangerang yang sehat, produktif, dan berdaya saing. STOP NAPZA! JAUHI, LAPORKAN, REHABILITASI. Informasi & Konsultasi: Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi atau layanan konseling terkait NAPZA dapat menghubungi Puskesmas Balaraja atau BNNP Provinsi Banten.

 

Puskesmas Balaraja/ Promkes/ NR

Nomor: PR/55-PkmBlj/VIII/2026

 






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.