PERKUAT DETEKSI DINI CEGAH PENYALAHGUNAAN NAPZA DIKALANGAN REMAJA, DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG DAN PUSKESMAS BALARAJA GANDENG BNNP PROVINSI BANTEN GELAR PENYULUHAN BAHAYA NAPZA UNTUK GURU BIMBINGAN KONSELING (BK) SMP DAN SMA.
Balaraja, Maraknya penyalahgunaan
Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya atau NAPZA di kalangan remaja
menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Untuk membentengi
pelajar, Puskesmas Balaraja menggelar kegiatan "Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan
NAPZA di Kalangan Remaja pada Tenaga Guru" pada hari Selasa, 18 Agustus
2026 bertempat di Aula Puskesmas Balaraja. Kegiatan ini diikuti oleh Guru
Bimbingan Konseling dari sekolah lanjutan tingkat SMP dan SMA se-wilayah kerja
Puskesmas Balaraja. Turut hadir dr. Sulastri selaku Kepala Puskesmas Balaraja,
dr. Widianti Pratiwi selaku Katim PTMK4,PJ Ariefyani Nurul Azizah,SST,MKM, Selaku
PJ Pengelola NAPJA Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Erlyn Yolanda
selaku PJ UKS dan Phuspita Mentary, A.Md.Kep selaku PJ Keswa Puskesmas
Balaraja, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Materi
Strategi P4GN Langsung dari BNNP Banten Sebagai narasumber utama hadir Ibu
Ainul Mardhiah, SKM selaku Koordinator Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan
Masyarakat BNNP Banten. Dalam materinya berjudul "STRATEGI DETEKSI DINI
PENGENALAN NAPZA DAN P4GN BAGI BPK PROVINSI BANTEN", Ibu Ainul memaparkan
4 hal penting: jenis NAPZA yang beredar, modus baru peredaran di sekolah,
ciri-ciri siswa yang terpapar, dan strategi Pencegahan, Pemberantasan,
Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika atau P4GN. Bahaya dan Dampak
Buruk NAPZA Bagi Remaja dan Pelajar Ibu Ainul menekankan bahwa remaja dan
pelajar adalah kelompok paling rentan karena faktor rasa penasaran, tekanan
akademik, dan pengaruh lingkungan. Dampak bagi kesehatan: Kerusakan otak,
gangguan jantung, paru-paru, dan sistem kekebalan tubuh. Pengguna juga berisiko
tinggi tertular HIV dan hepatitis. Dampak psikis: Depresi, cemas berlebihan,
halusinasi, gangguan konsentrasi, hingga gangguan jiwa. Dampak sosial &
masa depan: Prestasi belajar menurun drastis, putus sekolah, konflik dengan
keluarga, terlibat kenakalan remaja dan kriminalitas, serta sulit mendapatkan
pekerjaan. "Deteksi dini adalah kunci. Guru BK harus mampu mengenali
perubahan perilaku kecil seperti sering bolos, menyendiri, mata merah, dan
penurunan nilai. Jangan tunggu sampai terlambat," tegas Ibu Ainul. Komitmen
Puskesmas dan Sekolah dr.Sulastri, Kepala Puskesmas Balaraja dalam sambutannya
menyampaikan apresiasi kepada BNNP Banten dan para guru. "Kami berharap
setelah penyuluhan ini, para Guru BK dapat menjadi mitra Puskesmas dalam
melakukan deteksi dini dan rujukan. Mari kita selamatkan generasi Kabupaten
Tangerang agar terbebas dari jerat NAPZA dan dapat meraih prestasi,"
ujarnya. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif. Para guru BK sangat
antusias bertanya terkait alur pelaporan jika menemukan kasus di sekolah dan
program rehabilitasi yang tersedia.Dengan adanya kegiatan ini, Puskesmas
Balaraja berkomitmen untuk terus bersinergi dengan BNN, sekolah, dan masyarakat
dalam upaya P4GN demi terwujudnya remaja Kabupaten Tangerang yang sehat,
produktif, dan berdaya saing. STOP NAPZA! JAUHI, LAPORKAN, REHABILITASI. Informasi
& Konsultasi: Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi atau layanan
konseling terkait NAPZA dapat menghubungi Puskesmas Balaraja atau BNNP Provinsi
Banten.
Puskesmas Balaraja/ Promkes/ NR
Nomor: PR/55-PkmBlj/VIII/2026
Berita Lainnya
-
20 Aug 2026
Wamenkes Apresiasi Kinerja Pemkab Tangerang Percepatan Program Kesehatan
TANGERANG —Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus mengapresiasi kinerja Bupati Tangerang Moch. ...
-
20 Aug 2026
Bupati Tangerang Apresiasi Program Cek Kesehatan Gratis, Banten Jadi Contoh Nasional Pelaksanaan CKG dan Screening TBC
Tangerang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional Cek Kesehatan ...
-
20 Aug 2026
Sambut Tim Verifikasi KKS Provinsi, Pemkab Tangerang Targetkan Kembali Raih Penghargaan
TANGERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang secara resmi menyambut kedatangan Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat (KKS) ...
-
19 Aug 2026
Kunjungi Puskesmas Binong dan Puskesmas Kelapa Dua, Bupati Tangerang Cek Kebersihan dan Layanan Kesehatan
Tangerang,--Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengunjungi Puskesmas Binong dan Puskesmas Kelapa Dua, sekaligus mengecek langsung ...
-
19 Aug 2026
Canangkan INOVASI TERPA GANTUNG, Wabup Intan Dorong Pola Penanganan Stunting Lebih Kolaboratif, efektif dan Terpadu
Tangerang,--Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong Intervensi Terpadu Cegah Stunting (INOVASI TERPA GANTUNG) benar-benar ...