Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
03 Jul 2024 25,451 Pembaca Admin Kelurahan Babakan

Miana (Coleus Scutellarioides)

Manfaat dan Kegunaan Miana:

  • Bisa mengatasi wasir
  • Membantu mengobati bisul
  • Menurunkan demam dan menyembuhkan panas dalam
  • Meringankan gejala batuk
  • Mengatasi gangguan saat menstruasi
  • Mengobati diabetes
  • Mengobati sakit perut
  • Mencegah radikal bebas

Langkah Membuat ramuan Miana:

Bahan :

  • 7 lembar daun miana
  • Air
  • Madu

Cara Membuat :

  • Ambil tujuh lembar daun miana
  • cuci dan tumbuk kasar
  • Beri air panas mendidih lalu diamkan sebentar
  • Lalu peras atau saring airnya
  • Jika terasa sangat pahit, tambahkan madu

Miana adalah tanaman semak dengan tinggi dapat mencapai 1,5 m. Daunnya berkhasiat sebagai obat wasir, obat bisul, obat demam nifas, obat radang telinga dan obat haid tidak teratur. Tanaman ini memiliki nama lain, yaitu Sigresing (Batak), Adong-adong (Palembang), Jawek Kotok (Sunda), Iler (Jawa Tengah), Sarindrang (Dayak Ma'anyan), Ati-ati (Bugis) , Bulunangko (Toraja) dan Serewung (Minahasa).

Nama lokal dan taksonomi

Miana merupakan salah satu jenis tumbuhan yang banyak ditemukan di Indonesia Dalam taksonomi, nama spesies untuk miana adalah Coleus scutellarioides. Spesiesnya termasuk dalam genus Coleus dari famili Lamiaceae. Orang Sunda menyebut miana dengan nama jawer kotok. Orang Jawa menyebut miana dengan nama iler. Orang Madura menyebut miana dengan nama dhinkamandhinan. Orang Batak menyebut miana dengan nama si gresing. Orang Palembang menyebut miana dengan nama adang-adang. Penduduk di Sumatera Barat menyebut miana dengan nama pilado. Orang Minahasa menyebut miana dengan nama serewung. Di Kota Manado, miana disebut sebagai majana. Sedangkan orang Bugis menyebut miana dengan nama panci-panci. Selain itu, miana disebut dengan nama mayana atau maliana di Filipina.

Morofologi

Akar

Miana tumbuh dengan akar tunggang. Warna akarnya kuning keputih-putihan.

Batang

Batang miana dapat tumbuh hingga ketinggian 1 meter. Bagian batangnya basah. Batang miana berwarna hijau pucat dan sifatnya lunak. Bentuk batang miana bersegi.

Daun

Daun miana berbentuk hati dan merupakan daun tunggal. Pada bagian pangkal daun miana terdapat lekukan yang membentuk bulatan yang menyerupai jantung. Tepi daun miana memiliki lekukan tipis yang bersambung-sambung. Tangkai daun miana memiliki panjang antara 3–4 cm dengan warna yang beragam.Daun miana dalam pengamatan makroskopis berwarna ungu. Variasi warnanya antara ungu kecokelatan hingga ungu kehitaman.

Bunga

Bunga miana merupakan bunga majemuk berbentuk tandan di ujung batang. Kelopaknya berbentuk corong berwarna hijau muda. Mahkota bunga berbentuk bibir berwarna ungu keputih-putihan. Memiliki dua benang sari berwarna putih dan putik kecil yang berwarna ungu.

Buah

Buah miana yang masih muda berwarna hijau dan berubah menjadi cokelat pada saat matang atau berusia tua. Bentuknya kotak dan bulat dan mengandung biji kecil, pipih, mengkilat serta berwarna hitam.

Komposisi kimia

Daun miana yang telah diekstrak mengandung senyawa kimia bernama antosianin. Pada tumbuhan, antosianin merupakan pembawa pigmen merah, biru dan ungu.

Pertumbuhan

Miana dapat tumbuh secara liar di dataran tinggi dan dataran rendah. Di dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1500 meter di atas permukaan laut, miana tumbuh dengan subur. Pada dataran rendah, miana ditemukan tumbuh di sekitar sungai, pematang sawah, ladan dan kebun.

ernyata, penggunaan daun ini untuk obat sudah digunakan sejak zaman dahulu, khususnya untuk pengobatan tradisional India. Bahkan, berbagai manfaatnya tertera dalam tulisan Sansekerta kuno, seperti mengobati masalah jantung, gangguan pencernaan, dan lainnya.

Nah, berikut beberapa manfaat daun miana yang bisa didapatkan:

1. Mengatasi Hipertensi

Manfaat daun miana yang pertama adalah dapat menurunkan tekanan darah atau hipertensi. Hal ini disebabkan kandungan forskolin yang berguna dalam melebarkan pembuluh darah, sehingga peredaran darah lebih lancar. Dengan pelebaran pada pembuluh darah, jantung lebih mudah untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

2. Mengatasi Hipotiroidisme

Kandungan forskolin yang terdapat pada daun miana juga berguna untuk mengatur enzim dan hormon pada tubuh. Saat masuk ke tubuh, zat ini mampu membantu tubuh dalam mengontrol dan menyembuhkan gangguan fungsi kelenjar tiroid, terutama meningkatkan fungsi dari bagian tersebut dari hipotiroidisme.

3. Mencegah Glaukoma Lebih Parah

Glaukoma adalah kondisi yang menyebabkan masalah pada mata akibat tekanan berlebih. Hal ini membuat pembuluh darah menyempit, sehingga nutrisi yang diterima saraf optik berkurang. Jika masalah ini tidak segera diobati, kerusakan permanen pada mata hingga kebutaan bisa terjadi.

Nah, kandungan forskolin pada daun ini dapat berguna dalam menurunkan tekanan intraokular yang signifikan selama beberapa jam. Maka dari itu, produk kesehatan topikal tetes mata yang mengandung zat ini kerap digunakan untuk seseorang yang mengidap glaukoma.

4. Mengobati Asma

Ada beberapa penelitian yang menunjukkan jika kandungan forskolin dari daun miana ini dapat meningkatkan kerja sistem pernapasan. Hal ini sangat baik dalam mengatasi serangan asma pada para pengidapnya.

5. Menurunkan Berat Badan

Manfaat lainnya yang bisa didapatkan dari mengonsumsi daun ini adalah penurunan berat badan pada seseorang dengan obesitas. Hal ini karena kandungan forskolin yang mampu meningkatkan produksi enzim adenilat siklase. Reaksi dari enzim ini dapat mendorong sel-sel lemak untuk terbakar dan melepaskan energi yang tersimpan.

6. Sebagai Anti-Kanker

Ekstrak dari etil asetat pada daun miana, seperti lupeol, asam oleanolic, asam coleolic, dan demethylcryptojaponol, memiliki sifat anti kanker. Adapun, kandungan tersebut dapat menghambat kolonisasi terkait tumor pada penelitian yang dilakukan pada tikus.

Nah, itulah berbagai manfaat daun miana yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi makanan sehat. Bukan hanya untuk mengatasi masalah pencernaan, ada banyak sekali manfaat lainnya yang bisa didapatkan untuk kesehatan. Makanya, tidak ada salahnya mengonsumsi tumbuhan ini.

 






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.