Kicau Mania Nusantara Bupati Cup 2026 Dongkrak Ekonomi dan Perkuat Persaudaraan
TANGERANG - Kicau Mania Nusantara Bupati Cup Tahun 2026 resmi digelar di lapangan highland stadium, Talaga Bestari, Kabupaten Tangerang, Minggu (14/6/26). Ajang yang diikuti komunitas pecinta burung dari berbagai daerah tersebut tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi dan penggerak ekonomi masyarakat.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengapresiasi seluruh panitia, komunitas kicau mania, sponsor, dan berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki manfaat yang jauh lebih besar daripada sekadar perlombaan.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi, mempererat persaudaraan, berbagi pengetahuan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap pelestarian satwa dan lingkungan,” ujar Bupati Maesyal.
Ia menuturkan, komunitas kicau mania memiliki semangat kebersamaan yang kuat. Dari hobi yang sama, lahir persahabatan, kerja sama, hingga peluang ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bupati Maesyal menjelaskan, berbagai event kicau mania terbukti mampu menarik peserta lintas daerah dan mendorong perputaran ekonomi. Sektor UMKM, perdagangan perlengkapan burung, kuliner, hingga jasa pendukung lainnya turut merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut.
“Dari hobi yang sama, lahir persahabatan, kerja sama, dan bahkan peluang ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang mampu mempererat persatuan masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata. Ia berharap Kicau Mania Nusantara Bupati Cup dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin besar, profesional, dan membanggakan Kabupaten Tangerang.
Bupati Maesyal berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan kompetisi sebagai sarana mempererat persaudaraan. “Menang atau kalah adalah hal biasa dalam sebuah perlombaan, tetapi persaudaraan dan kebersamaan adalah kemenangan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Ronggolawe Nusantara (RNS), Petrus Julianus, mengungkapkan antusiasme peserta pada penyelenggaraan tahun ini sangat tinggi. Sebanyak 25 sesi perlombaan digelar di dua lapangan berbeda, yakni kelas 24G dan 72G, dengan hampir seluruh tiket kelas 24G terisi penuh sejak sehari sebelum pelaksanaan.
“Untuk pesertanya kita hari ini mainkan ada 25 sesi. Yang 24G itu terpantau sampai semalam hampir semua sesi full semua, 24 peserta semua,” ujarnya.
Menurut Petrus, peserta yang hadir tidak hanya berasal dari wilayah Banten, tetapi juga datang dari berbagai daerah seperti Yogyakarta, Lampung, Jakarta, Bandung, Jawa Timur, hingga Cirebon. Ia menilai tingginya partisipasi peserta dari luar daerah menunjukkan bahwa Kicau Mania Nusantara Bupati Cup semakin dikenal di kalangan pecinta burung berkicau.
“Peserta ada dari Jogja, Lampung, Jakarta, Bandung, Jawa Timur, Cirebon. Banyak dari luar Banten sendiri. Kalau Cirebon dan Serang juga banyak banget,” katanya.
Ia menjelaskan, perlombaan tahun ini mempertandingkan dua jenis burung, yakni Murai Batu dan Cucak Hijau. Penilaian dilakukan berdasarkan pakem yang telah dikenal luas di dunia kicau mania, mulai dari kualitas kicauan, irama, lagu, materi, volume suara, hingga gaya burung saat tampil di arena.
Selain menjadi ajang kompetisi, Petrus menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Kehadiran peserta dari berbagai daerah turut menggerakkan aktivitas UMKM, mulai dari penjualan sangkar, pakan burung, hingga berbagai produk pendukung lainnya.
“Pemain-pemain yang belum tahu lapangan sini akhirnya tahu. Orang yang belum pernah ke Kabupaten Tangerang akhirnya datang ke sini. UMKM-nya pun tetap berjalan. Ada jual sangkar, ada makanan, semuanya menurut saya luar biasa,” ujarnya.
Menurut dia, penyelenggaraan Kicau Mania Nusantara Bupati Cup Tahun 2026 berlangsung lebih semarak dibandingkan tahun sebelumnya. Kehadiran langsung Bupati Tangerang serta ramainya pelaku UMKM di lokasi menjadi indikator bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sukses sebagai ajang perlombaan, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.
“Yang terpenting UMKM tadi rame juga. Kalau UMKM jalan, otomatis roda perekonomian, khususnya Kabupaten Tangerang ini berjalan,” pungkasnya.
Berita Lainnya
-
19 Jun 2026
Bupati Tangerang Bersama Kapolresta Tangerang Terjun Langsung Bersihkan Sampah Di Balaraja
Tangerang, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Kapolresta Tangerang, Anggota DPRD, Kadis LH, Kadis Bina ...
-
18 Jun 2026
Wabup Intan Hadiri Tasyakuran Purnawiyata dan Pentas Seni SD Negeri Peusar
Tangerang,-Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Himah menghadiri acara tasyakuran Purnawiyata dan Pentas Seni SD ...
-
18 Jun 2026
Bupati Tangerang Lantik 486 PNS Dalam Jabatan Fungsional
Tangerang, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melantik dan mengambil sumpah sebanyak 486 PNS dalam jabatan ...
-
17 Jun 2026
POPDA XII Banten Resmi Berakhir, Kabupaten Tangerang Bersiap Jadi Tuan Rumah 2028
CILEGON,– Penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Banten Tahun 2026 resmi ditutup di ...
-
17 Jun 2026
Ground Breaking IGD Maternal, Hemodialisa dan Gedung Rawat Inap 6 Lantai RSUD Balaraja, Pemkab Tangerang Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
Tangerang,–Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan dilakukannya Ground ...