Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
04 Sep 2024 1,637 Pembaca Admin Kresek

Daur Ulang Limbah Kain Membantu Perekonomian Warga Kecamatan Kresek

Bagi sebagian kalangan, limbah potongan kain pada beberapa perusahan konveksi tidaklah berguna. Namun, tidak halnya dengan Bapak H. Anas (60) dan Ibu Hj. Suntihat (58) dari Kampung Pageuh RT 011 RW 003 Desa Talok Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang-Banten. Pada tahun 1999, pasangan suami istri ini mendirikan UMKM bernama UD Majun My Family. Mereka sudah sangat jeli melihat peluang usaha yang menjanjikan bagi perekonomian keluarga dan membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar Desa Talok dengan mengubah limbah sisa potongan kain campuran menjadi produk yang bernilai jual, yaitu kain lap majun dan keset anyaman kain. 

“Awalnya, hanya usaha yang dijalankan keluarga, lalu permintaan semakin meningkat setiap tahunnya, dan banyak warga Desa Talok yang memiliki mesin jahit, namun tidak digunakan untuk hal yang produktif, selain hanya menambal baju atau celana yang robek. Maka saya mengajak mereka membuat lap majun dari limbah kain perca, yang diperoleh dari perusahaan konveksi, dan alhamdulillah menjadi mata pencaharian kami sampai sekarang,” ungkap Bapak H. Anas (Kamis, 20/06/2024).

Hal tersebut tentunya sangat berdampak positif bagi warga sekitar untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Hingga saat ini, pasangan suami istri ini dibantu oleh 70 karyawan harian lepas sebagai penjahit dan 3 karyawan sortir. Dalam pemasarannya, kain majun akan dikirim ke beberapa perusahaan besar untuk dipakai membersihkan sisa produksi pada mesin, sedangkan keset anyaman akan dikirim ke beberapa distributor atau reseller untuk dijual kembali kepada masyarakat umum dengan profit minimum sekitar Rp 8.000.000/perbulan di tahun 2024. 

Menurut Anas, kendala terbesar yang saat ini dihadapi adalah sulitnya bahan baku sebab sebagian besar konveksi menaikan harga jual limbah kain perca, sementara harga jual majun dan keset anyaman sulit untuk naik. Mereka sangat mengharapkan adanya peran serta pemerintah daerah setempat untuk membantu mempermudah penyediaan bahan baku, memperluas jangkauan pemasaran, dan memberikan modal mesin jahit untuk warga yang belum memiliki mesin jahit sehingga UMKM kain majun produksi UD Majun My Family semakin berkembang pesat dan tetap bisa membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar Desa Talok. 

 

Penulis: Ayu Wahyuni

Editor: SD

 

Nomor: PR/14/IX/Kec.Krs/2024






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.