Cabai (Capsicum)
Manfaat dan Kegunaan CABAI :
- Penghilang rasa sakit
- Penurun berat badan
- Detoksifikasi
- Kesehatan kardiovaskular
- Mencegah bisul pada lambung
- Mencegah penyakit jantung
- Mencegah risiko kanker usus besar
- Melancarkan pernapasan
Langkah Membuat sambal Cabai Rawit:
Bahan :
- Cabai rawit
- Bawang merah
- Tomat
- Garam
- Gula
Cara Membuat :
- Cuci bersih bahan bahan
- Tumbuk semua bahan dengan halus
- Tambahkan garam dan gula
Cabai adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Buahnya dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu, tergantung bagaimana pemanfaatannya. Sebagai bumbu, buah cabai yang pedas sangat populer di Asia Tenggara sebagai penguat rasa untuk makanan. Bagi seni masakan Padang, cabai bahkan dianggap sebagai "bahan makanan pokok" kesepuluh (alih-alih kesembilan). Sangat sulit bagi masakan Padang dibuat tanpa cabai.
Cabai mengandung beragam senyawa yang berperan sebagai antioksidan, seperti capsaicin, karotenoid, violaxanthin, dan lutein. Selain itu, cabai juga mengandung beberapa vitamin dan mineral, seperti vitamin A, vitamin B6, vitamin C, dan kalium.
Namun, hindari mengonsumsi cabai secara berlebihan, karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Makanan pedas ini juga sebaiknya diberikan secara bertahap pada anak-anak.

Perlu diketahui bahwa pada satu sendok makan (15 gram) cabai merah mentah segar mengandung nutrisi seperti:
- Kalori: 6 kal.
- Air: 88 persen.
- Protein: 0,3 gram.
- Karbohidrat: 1,3 gram.
- Gula: 0,8 gram.
- Serat: 0,2 gram.
- Lemak: 0,1 gram.
Selain beberapa kandungan nutrisi tersebut, cabai juga kaya akan berbagai vitamin dan mineral. Untuk vitamin, diketahui buah ini memiliki kandungan vitamin C, vitamin B6, vitamin A, dan vitamin K1. Sementara untuk kandungan mineralnya, cabai memiliki kandungan potasium dan copper.
Menariknya lagi, buah ini juga memiliki beberapa senyawa tanaman bioaktif. Misalnya seperti capsanthin, violaxanthin, lutein, capsaicin, sinapic acid, dan ferulic acid.
Berdasarkan kandungan nutrisi dan senyawa tanaman bioaktifnya, terdapat beberapa manfaat cabai yang jarang diketahui, antara lain:
1. Membantu Meredakan Sakit
Capsaicin merupakan senyawa tanaman bioaktif utama dalam cabai yang dapat membantu meredakan rasa sakit. Sebab, senyawa ini akan bekerja sama dengan reseptor rasa sakit yang membuat seseorang merasakan sensasi panas dari cabai. Kondisi ini kemudian membantu ujung saraf berhenti mengirim sinyal sensasi rasa sakit.
Karena itu, tak heran mengapa buah ini sering digunakan sebagai bahan di dalam krim atau koyo pereda nyeri otot. Ketika menggunakan krim atau koyo pereda nyeri, seseorang mungkin akan merasakan sensasi terbakar atau panas. Namun, hal ini pada akhirnya dapat meredakan rasa nyeri yang sedang dirasakan.
2. Membantu Menurunkan Berat Badan
Obesitas merupakan kondisi kesehatan serius yang dapat meningkatkan risiko banyak penyakit kronis. Misalnya seperti penyakit jantung dan diabetes. Nah, beberapa bukti menunjukkan bahwa capsaicin dapat meningkatkan penurunan berat badan, dengan mengurangi nafsu makan dan meningkatkan pembakaran lemak.
Menariknya lagi, senyawa capsaicin juga mungkin dapat membantu pengurangan asupan kalori. Hal ini merujuk pada sebuah studi yang dipublikasikan pada U.S National Library of Medicine pada 2005 silam. Penelitian yang dilakukan pada 24 orang yang mengonsumsi cabai secara teratur ini, menemukan bahwa mengonsumsi capsaicin sebelum makan menyebabkan pengurangan asupan kalori.
3. Mencegah Penyakit Jantung
Makanan pedas kerap dikaitkan sebagai pemicu heartburn, sehingga kamu mungkin khawatir untuk mengonsumsi cabai jika memiliki masalah dengan jantung. Namun, hal ini sebenarnya tidak ada hubungannya dengan jantung.
Sebab, cabai sebenarnya dapat bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung. Studi menunjukkan kalau senyawa capsaicin dalam cabai dapat mengurangi peradangan dan mengurangi risiko penyakit jantung.
Itulah beberapa manfaat cabai yang jarang diketahui. Berkat kandungan nutrisi dan senyawa bioaktifnya, cabai diyakini dapat meredakan rasa sakit, membantu menurunkan berat badan, hingga membantu mencegah penyakit jantung.
Kendati demikian, pastikan juga untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi cabai. Sebab,hal ini dapat memicu terjadinya sakit perut, diare sekaligus akumulasi sensasi pedas yang dapat menyebabkan pembengkakan pada bibir, peradangan, dan kemerahan.
Berita Lainnya
-
19 May 2026
Buka Festival Literasi 2026, Bupati Tangerang Harap Budaya Literasi Meningkat
TANGERANG – Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Festival Literasi Tangerang Gemilang Tahun 2026 yang ...
-
19 May 2026
Buka Dialog Literasi Digital KWRI, Wabup Intan Nurul Hikmah Ingatkan Generasi Muda Tangerang Waspadai Dampak Era Post-Truth
TANGERANG,– Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, membuka sekaligus menjadi keynote speaker dalam acara Dialog ...
-
19 May 2026
Bupati Tekankan Penguatan Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi di Kabupaten Tangerang
TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka acara pertemuan Tim Gerakan Penyelamatan Ibu dan ...
-
19 May 2026
Bupati Tangerang Tegaskan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Transparan dan Obyektif
Tangerang, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pelaksanaan Sistem Penerimaan Siswa Baru tahun ajaran ...
-
18 May 2026
Jelang Idul Adha, Pemkab Tangerang dan Forkopimda Perketat Pengawasan Hewan Kurban Berstandar ASUH
TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bergerak cepat memastikan kesiapan wilayah menjelang Hari Raya Idul ...