Atasi Titik Jenuh Lalu Lintas, DBMSDA Kabupaten Tangerang Siapkan Duplikasi Jembatan Kalibaru
TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penanganan Jembatan Kalibaru yang menghubungkan Kecamatan Teluknaga dan Pakuhaji sebagai jalur vital masyarakat di wilayah utara Kabupaten Tangerang, Senin (13/04/2026).
Seiring bertambahnya usia infrastruktur, kondisi Jembatan Kalibaru saat ini mengalami penurunan kualitas yang berdampak pada kenyamanan pengguna jalan serta kerap memicu kemacetan, khususnya pada jam-jam sibuk.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten guna menghadirkan solusi penanganan yang komprehensif. Perbaikan struktur utama Jembatan Kalibaru akan dilaksanakan oleh DPUPR Provinsi Banten sebagai pemegang kewenangan, dengan fokus pada penguatan konstruksi agar kembali aman dan layak dilalui.
Sebagai langkah lanjutan sekaligus solusi jangka panjang dalam mengatasi kepadatan lalu lintas, DBMSDA Kabupaten Tangerang telah memasukkan proyek pembangunan jembatan duplikasi Kalibaru ke dalam kalender kerja tahun 2026. Pembangunan jembatan tambahan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas jalan serta membagi beban kendaraan, sehingga arus lalu lintas menjadi lebih lancar dan efisien.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, H. Iwan Firmansyah, S.Sos., S.T., M.Si., menyampaikan bahwa kolaborasi lintas instansi ini menjadi kunci dalam menjawab kebutuhan masyarakat. “Jembatan Kalibaru adalah urat nadi transportasi bagi masyarakat Teluknaga dan Pakuhaji. Mengingat kondisinya yang sudah termakan usia, kami terus berkoordinasi intensif dengan DPUPR Provinsi Banten. Sementara pihak provinsi melakukan perbaikan pada struktur utama, kami dari DBMSDA akan melaksanakan pembangunan jembatan duplikasi sebagai solusi konkret untuk menambah kapasitas jalan dan mengurai kemacetan yang selama ini terjadi,” ujarnya.
Dengan rencana ini, arus lalu lintas di kawasan Jembatan Kalibaru ke depan akan terbagi menjadi dua jalur, sehingga potensi kemacetan dapat diminimalisir dan mobilitas masyarakat menjadi lebih nyaman dan aman.
Melalui upaya kolaboratif ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap Jembatan Kalibaru dapat kembali berfungsi optimal sebagai penghubung utama aktivitas masyarakat, sekaligus menjadi wujud nyata komitmen dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah.
Berita Lainnya
-
18 Apr 2026
Bupati Tangerang Tegaskan Peran Strategis Kadus dan Pentingnya Sinergi dengan Kepala Desa
TANGERANG — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan pentingnya peran Kepala Dusun (Kadus) sebagai ujung ...
-
18 Apr 2026
Bupati Tangerang Tegaskan Komitmennya Tuntaskan Lima Program Unggulan
Tangerang, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmennya menuntaskan lima (5) program unggulan. Hal tersebut ...
-
17 Apr 2026
Sidak WFH, Soma Pastikan ASN Kabupaten Tangerang Tetap Produktif
Tangerang – Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, melakukan monitoring langsung pelaksanaan Work From Home ...
-
17 Apr 2026
Sekda Soma Atmaja Tutup Pelatihan Policy Brief Angkatan I
Tangerang — Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, secara resmi menutup kegiatan Pengembangan Kompetensi Pelatihan ...
-
17 Apr 2026
Jumling di Masjid At-Taqwa Cisoka, Bupati Tangerang Serap Aspirasi Warga Secara Langsung
Tangerang,—Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melaksanakan kegiatan Jum’at Keliling (Jumling) di Masjid At-Taqwa, Kampung Bunar, ...