Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tahun 2025
Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tahun 2025 Capai Rp 37,62 Triliun
Kabupaten Tangerang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tangerang mencatat capaian positif realisasi investasi sepanjang Tahun 2025. Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Periode Triwulan I sampai dengan Triwulan IV Tahun 2025, total nilai realisasi investasi di Kabupaten Tangerang mencapai Rp 37,62 Triliun.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa iklim investasi di Kabupaten Tangerang berada dalam kondisi yang kondusif, stabil, dan kompetitif, serta didukung oleh pelayanan perizinan berusaha yang semakin efektif, transparan, dan terintegrasi melalui sistem perizinan berbasis elektronik.
LKPM sebagai Instrumen Evaluasi Investasi Daerah
Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPMPTSP Kabupaten Tangerang, khususnya pada urusan penanaman modal, pemantauan dan evaluasi realisasi investasi dilakukan secara berkala melalui LKPM. Instrumen ini menjadi alat strategis untuk mengukur capaian investasi, perkembangan kegiatan usaha, serta dampak investasi terhadap perekonomian daerah.
Data LKPM Tahun 2025 memberikan gambaran menyeluruh mengenai dinamika investasi daerah, baik dari sisi nilai investasi, sektor usaha, sumber modal, hingga penyerapan tenaga kerja.
Kontribusi Nyata terhadap Penyerapan Tenaga Kerja
Selain mencatat nilai investasi yang signifikan, realisasi penanaman modal sepanjang Tahun 2025 juga memberikan kontribusi nyata terhadap penciptaan lapangan kerja. Tercatat sebanyak 66.545 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terserap di berbagai sektor usaha.
Hal ini menegaskan bahwa investasi tidak hanya berperan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perluasan kesempatan kerja.
Dominasi Penanaman Modal Dalam Negeri
Ditinjau dari sumber pembiayaan, struktur realisasi investasi Kabupaten Tangerang Tahun 2025 masih didominasi oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan kontribusi sebesar 68,2%, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang 31,8%.
Tingginya porsi PMDN mencerminkan kuatnya kepercayaan pelaku usaha dalam negeri terhadap kepastian berusaha, stabilitas ekonomi daerah, serta kualitas pelayanan perizinan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui DPMPTSP.
Di sisi lain, kontribusi PMA yang mencapai hampir sepertiga total investasi menunjukkan bahwa Kabupaten Tangerang tetap memiliki daya tarik tinggi bagi investor asing, terutama pada sektor industri pengolahan, kawasan industri, dan sektor pendukung lainnya.
Perkembangan Realisasi Investasi Triwulanan
Secara triwulanan, realisasi investasi Kabupaten Tangerang selama Tahun 2025 menunjukkan tren yang stabil dan berkelanjutan. Pada Triwulan I, realisasi investasi tercatat sebesar Rp 8,48 Triliun, mencerminkan aktivitas awal tahun dari proyek-proyek yang telah berjalan maupun proyek baru.
Selanjutnya pada Triwulan II, realisasi investasi mencapai Rp 8,12 Triliun, mengalami penyesuaian yang masih berada dalam koridor wajar seiring tahapan pelaksanaan proyek. Puncak realisasi terjadi pada Triwulan III dengan nilai Rp 11,93 Triliun, yang menunjukkan percepatan signifikan dari proyek-proyek berskala besar.
Pada Triwulan IV, realisasi investasi tercatat sebesar Rp 9,09 Triliun, menegaskan konsistensi capaian investasi hingga akhir tahun anggaran.
Sektor Perumahan dan Kawasan Industri Mendominasi
Berdasarkan sektor usaha, realisasi investasi Kabupaten Tangerang Tahun 2025 didominasi oleh sektor Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran dengan nilai investasi sekitar Rp 11,78 Triliun. Dominasi sektor ini mencerminkan tingginya aktivitas pengembangan kawasan industri dan infrastruktur pendukung investasi di wilayah Kabupaten Tangerang.
Selain itu, sektor Perdagangan dan Reparasi mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp 4,86 Triliun, diikuti oleh berbagai sektor industri pengolahan seperti industri kimia dan farmasi, industri mesin dan elektronik, industri makanan, serta sektor manufaktur lainnya. Kondisi ini semakin mengukuhkan posisi Kabupaten Tangerang sebagai salah satu pusat kegiatan industri dan jasa di Provinsi Banten.
Struktur Investasi Berdasarkan Kelompok Sektor Utama
Jika ditinjau berdasarkan kelompok sektor utama, struktur investasi Kabupaten Tangerang Tahun 2025 terdiri dari Sektor Tersier sebesar 57,9%, Sektor Sekunder sebesar 41,7%, dan Sektor Primer sebesar 0,4%.
Dominasi sektor tersier menunjukkan pesatnya perkembangan sektor jasa, perdagangan, logistik, dan properti sebagai penggerak utama perekonomian daerah. Sektor sekunder tetap berperan penting sebagai basis industri pengolahan, sementara sektor primer memiliki kontribusi relatif kecil sejalan dengan karakteristik wilayah Kabupaten Tangerang.
Investasi Asing Didominasi Negara Asia
Realisasi investasi asing di Kabupaten Tangerang pada Tahun 2025 berasal dari sejumlah negara utama, antara lain Jepang, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Korea Selatan, Hongkong, dan Singapura. Sebaran negara asal ini mencerminkan kuatnya hubungan ekonomi dan kerja sama investasi antara Kabupaten Tangerang dengan negara-negara mitra di kawasan Asia.
Kesimpulan dan Arah Kebijakan ke Depan
Secara keseluruhan, realisasi investasi Kabupaten Tangerang Tahun 2025 berdasarkan LKPM Triwulan I sampai dengan Triwulan IV menunjukkan kinerja yang positif dan menggembirakan, baik dari sisi nilai investasi, penyerapan tenaga kerja, maupun keberagaman sektor usaha.
Capaian ini merupakan hasil sinergi antara kebijakan pemerintah daerah, peningkatan kualitas pelayanan perizinan berusaha yang terintegrasi, serta partisipasi aktif para pelaku usaha. Ke depan, capaian tersebut diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan penanaman modal, penguatan iklim investasi, serta peningkatan pelayanan perizinan yang berkelanjutan di Kabupaten Tangerang.
Berita Lainnya
-
22 Jul 2026
Perkuat Promosi Investasi Berbasis Digital, Bupati Tangerang Luncurkan IPO-T
TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi meluncurkan layanan Investment and Potential Object Tangerang (IPO-T) ...
-
22 Jul 2026
Bupati Tangerang Resmikan Renovasi SDN Lontar 2, Kolaborasi Pemkab dan PLTU Lontar
TANGERANG,–Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Lontar 2, Kecamatan Kemiri ...
-
22 Jul 2026
Posyandu Mawar 3 Sukamantri Kecamatan Pasar Kemis Mewakili Kabupaten Tangerang Dalam Penilaian Posyandu Tingkat Provinsi Banten
TANGERANG – Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Banten melakukan kunjungan verifikasi lapangan di Posyandu ...
-
22 Jul 2026
Kelurahan Suka Mulya Kampanyekan Pola Hidup Bersih Sehat Melalui Lomba Kampung Hijau dan Ber-PHBS
TANGERANG – Kecamatan Cikupa khususnya di Kelurahan Sukamulya terus berupaya mewujudkan lingkungan yang sehat dan ...
-
22 Jul 2026
Perkuat Pengendalian Inflasi, Bupati Tangerang Buka Warteksi Gemilang Jual Sembako di Bawah Harga Pasar
TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri sekaligus membuka Warung Tekan Inflasi (Warteksi) Gemilang ...