Dinkes Siap Bantu Kesehatan Pemudik di 12 Posko Mudik Lebaran

TANGERANG – Jajaran petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang tahun ini kembali aktif dalam pemberian layanan kesehatan kepada para pemudik di perjalanan pulang kampung di 12 Posko Lebaran yang dibuka dinas ini bersama pihak kepolisian.

Ke-12 posko ini didukung 7 Puskesmas DTP (dengan tempat perawatan, red) sebagai posko utama yang siap-siaga 24 jam. Sebab itu, bagi pemudik yang merasa terganggu kesehatannya bisa memanfaatkan posko-posko lebaran yang tersedia.

dr Sumihar Sihaloho, Kasi Pelayanan Kesehatan Primer, Tradisional dan Komplementer pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang yang bertindak sebagai Koordinator Posko Lebaran, Rabu (21/6/2017), mengatakan posko-posko lebaran tersebut diikuti dinkes dengan bekerjasama Polres Kota Tangerang, Polres Kota Tangsel dan Polres Metro Tangerang.

Ke-12 posko itu adalah Posko AEON Mal, Posko Summarecon, Posko Bitung, Posko Citra Raya, Posko Tol Balaraja Barat, Posko Pertigaan Jayanti, Posko Jl Raya Kuta Bumi, Posko Tanjung Kait, Posko Pulau Cangkir, Posko Tanjung Pasir, Posko Telaga Bestari, dan Posko Rest Area KM 43, Balaraja.

“Posko lebaran telah dibuka sejak 19 Juni hingga 4 Juli 2017, mulai jam 8 pagi hingga jam 8 malam. Khusus H-1 hingga H+1 yaitu 24 Juni-26 Juni, posko tersebut buka selama 24 jam,” ujar dr Sumihar yang akrab disapa dr Mingky.

Kemudian untuk 7 Puskesmas DTP yang siap siaga 24 jam untuk mendukung posko-posko itu semisal memerlukan rujukan perawatan lebih lanjut, yaitu Puskesmas Mauk, Puskesmas Balaraja, Puskesmas Sepatan, Puskesmas Kronjo, Puskesmas Kresek, Puskesmas Curug dan Puskesmas Cisoka. 

“Jika memerlukan rujukan lebih lanjut bisa langsung ke rumah sakit terdekat,” tambahnya. 

Dijelaskan dr Mingky, posko siap melayani keluhan kesehatan para pemudik selama dalam perjalanan seperti pusing, mual, diare dan aneka penyakit lainnya, termasuk jika terjadi kecelakaan lalulintas.

Dalam satu posko, Dinkes menyiapkan petugas 1 dokter, 1 paramedis, dan 1 supir beserta mobil ambulans. Dilengkapi pula dengan beberapa peralatan kesehatan seperti hecting set (peralatan menjahit luka), obat-obatan ringan, P3K, tabung oksigen, dan lain-lain.

Ditambahkan dalam posko juga terdapat papan pengumuman yang memuat nama-nama petugas kesehatan yang berjaga sekaligus nomor kontaknya. “Para petugas kesehatan juga diberikan rompi khusus sebagai tanda dirinya adalah petugas kesehatan,” pungkas dr Mingky.


Bagikan artikel ini