Potong Kue Tart Warnai HUT Ke-3 Fopkia Kabupaten Tangerang

TIGARAKSA – Forum Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (Fopkia) Kabupaten Tangerang tidak terasa sudah genap berusia 3 tahun. Selama itu, Fopkia Kabupaten Tangerang bersama fopkia kecamatan-kecamatan dan Motivator Kesehatan Ibu dan Anak (MKIA) kelurahan/desa telah banyak memberi bantuan kepada para ibu hamil dalam persalinan.

Keberhasilan Fopkia dan MKIA inipun dirayakan dengan sederhana tetapi meriah dalam perayaan HUT Ke-3 Fopkia Kabupaten Tangerang di Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang di Tigaraksa. Acara diwarnai dengan pemotongan kue tart yang lalu dibagikan kepada semua yang hadir. 

Usai acara, Pengurus Fopkia Kabupaten Tangerang melanjutkannya dengan menggelar Sosialaisasi dan Pembinaan Kepada Para Kader Fopkia dan MKIA di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

Harap diketahui, untuk tingkat Kabupaten Tangerang dan kecamatan-kecamatan forum ini diberi nama Fopkia, sedangkan untuk tingkat kelurahan/desa diberi nama MKIA. Jumlah kelompok forum ini di tingkat kabupaten saat ini berjumah 9 Fopkia, tingkat kecamatan berjumlah 29 fopkia, dan tingkat kelurahan/desa berjumlah 274 MKIA. 

Kasi Kesehatan Keluarga pada Bidang Kesehatan Keluarga di Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Sri Indriyani, mengutarakan setiap forum bertanggung-jawab untuk melakukan pendataan ibu hamil di wilayahnya masing-masing dan siap melakukan pendampingan pada saat ibu hamil itu melahirkan.

Terutama pendampingan kepada ibu hamil yang terkategori resiko tinggi (resti) medis (bermasalah dengan kandungannya), resti ekonomi (bermasalah dengan keuangan keluarganya) dan resti budaya (bermasalah dengan adat/kebiasaan lingkungannya).

Untuk itu, papar dr Sri Indriyani, sangat diharapkan seluruh anggota fopkia dan MKIA selalu berkoordinasi dengan puskesmas setempat, khususnya pada puskesmas yang memberikan Pelayanan Obsteril Neonatal Emergensi Dasar (PONED). 

Di wilayah Kabupaten Tangerang sendiri, puskesmas yang sudah memberikan pelayanan PONED selama 24 jam, tercatat ada 36 puskesmas dari 44 puskesmas yang sudah ada. “Tim fopkia yang di wilayahnya belum ada puskesmas memberi pelayanan PONED, bisa menghubungi puskesmas terdekat yang sudah memberi pelayanan PONED,” paparnya.

Sementara untuk memberikan kemudahan kepada para pengurus fopkia/MKIA dalam melaksanakan pelayanan, para pengurus forum inipun dapat selalu berkoordinasi dengan Fopkia Kabupaten Tangerang untuk memperoleh bantuan dan arahannya terkait pelaksanaan pelayanannya. 

Pada bagian lain, dr Ni Wayan Manik K MKK, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Kabupaten Tangerang yang hadir dalam acara perayaan HUT Ke-3 Fokia Kabupaten Tangerang, menyampaikan ucapan terima-kasih kepada para kader fopkia dan MKIA yang peranannya secara nyata telah dapat berpartisipasi menekan angka kematian ibu dan anak pada saat melahirkan.

“Semoga dengan bertambahnya usia forum ini maka kinerja jajarannya bisa menjadi lebih baik ke depannya,” harapnya. “Tingkatkan terus kegiatan sosialisasi kepada masyarakat agar masyarakat lebih memaham dan mengerti tentang melahirkan yang baik dan benar.”


Bagikan artikel ini