BUPATI ZAKI SIDAK PASAR SANTIONG BALARAJA

Balaraja- Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar melakaukan inspeksi mendasak (Sidak) dipasar tradisional Santiong Balaraja dan Pusat perbelanjaan Gian Bojong Kecamatan Cikupa, pukul 8.25 waktu indonesia bagian barat Bupati sampai di pasar santiong, untuk mengecek harga-harga bahan pokok untuk kebutuhan Ramadhan dan menjelang hari Raya Idul fitri 1438 hijriyah. Selasa, 6/06.

Bupati langsung menuju pedagang Daging sapi, terpantau disana daging sapi masih normal kisaran 110 ribu rupiah per kilogram, dan stok kebutuhan ramadhan dan menjelang idul fitri pun masih aman. Beranjak ke pedagang ikan, ikan mas segar masih kisaran 33ribu rupiah per kilogram.

" kita lakukan sidak bahan pokok menghadapi Ramadan dan menjelang lebaran, untuk itu langsung mengecek harga bahan pokok juga stok menjelang lebaran, hingga saat ini stok kebutuhan aman," ujar Zaki didepan media.

Dalam sidak tersebut didampingi langsung oleh Kepala Dinas Perinduatrian perdagangan Jarnaji, Dinas Kesehatan , Badan Pom Propinsi Banten . Hasil sidak ditemukan makanan yang mengandung Formalin pada tahu coklat segitiga yang dijual dipasaran dan juga beredar obat palsu.

Dengan temuan dilapangan Bupati Zaki menegaskan dua obat palsu yang ditemukan agar ditelusuri oleh Kapolresta tangerang, dan pedagang makanan yang menggunakan bahan-bahan pewarna industri tekstil kita sita dan lakukan pembinaan agar kedepan tidak melakukan hal yang sama bisa membahayakan masyarakat.

" bahan makanan  mengandung bahan-bahan yang berbahaya kita sita dan lakukan pembinaan, untuk obat palsu yang beredar agar diusut oleh polresta tangerang agar dilakukan tindakan hukum samapai ke produsennya," tegas Zaki setelah melakukan sidak.

Muji Harja  Kepala Seksi Farmasi dan perbekalan kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang,  menjelaskan telah ditemukan bahan makanan yang mengandung Formalin dan Rhodamin yang biasa digunakan untuk industri tekstil dan kertas dan rhodamin tersebut dilarang digunakan untuk pewarna makanan. 

" bahan terbut berbahaya jika dikonsusi terus menerus, agar lebih selektif dalam memilih makanan jangan sampai tertipu dengan warnanya saja, " terangnya.

Aswati (45) warga Desa  Benda RT.02/04 Kecamatan Sukamulya, menambahkan untuk harga bahan-bahan pokok yang lainnya belum begitu signifikan mulain cabe, beras, minyak goreng. Tapi yang sedang naik daun sekarang harga bawang merah sekarang sudah mencapai 33rb per kilo gram. Dan pada makanan yang mengandung formalin, agar masyarakat waspada jangan sampai tertipu warnanya saja, tetapi berbahaya jika dikonsumsi.

" bawang merah saat ini sedang naik pak, biasanya masak setiap harinya menggunakan bawang merah untuk bumbu masakan, sambal mau pun sayuran mudah-mudahan cepet turun," saat ditemui berbelanja. (by/skj/Diskominfo)


Bagikan artikel ini