Petugas Gizi Puskesmas Ikuti Workshop Pelaporan Secara Elektronik

MEMAKSIMALKAN pencegahan stunting, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar Workshop & Monitoring Surveilans Gizi dalam Pencegahan Stunting, serta Cara Pelaporan Surveilans Gizi dalam Pelaporan Melalui Elektronik.

Workshop dilaksanakan Bidang Kesehatan Masyarakat melalui Seksi Gizi berlangusng di Ruang Pertemuan Hotel Yasmin, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (26/1/2020). Tampil narasumber Dahlan, Subdit Gizi Masyarakat pada Kemenkes RI dengan peserta 44 petugas gizi puskesmas se-Kabupaten Tangerang.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr Ni Wayan Manik K MKK, menjelaskan selama ini para petugas gizi masih belum rutin melakukan pelaporan hasil surveilans di setiap bulannya sehingga banyak yang kurang terkontrol.

"Inilah kendala yang dihadapi petugas gizi. Oleh karena itu, dengan sistem pelaporan elektronik yang memudahkan hal itu dicoba untuk bisa diatasi," katanya.

Adapun sistem pelaporan elektronika itu disebut Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), yang saat ini dicoba dipaparkan untuk pemahamannya bagi para petugas gizi puskesmas-puskemas.

"Di sini para petugas diberikan kemudahan dalam memberikan laporan di setiap bulannya, karena setiap balita databasenya sudah masuk, seperti indentitas diri, NIK, KK dan nama balita. Para petugas di setiap bulannya tinggal mengisi berat dan tinggi badannya saja," papar dr Ni Wayan Manik K MKK.

Kalau kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin oleh semua para petugas gizi di setiap bulannya, maka balita yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang akan dapat terkontrol perkembangan gizinya. Bahkan para ibu hamilnya pun bisa pula ikut terkontrol kesehatannya.

"Diharapkan dari hasil kegiatan ini, para petugas gizi bisa bertanggung- jawab dengan hasil surveilans dan pelaporan," pungkas dr Ni Wayan Manik K MKK.


Bagikan artikel ini