Puskesmas Cikuya Bentuk Keping Emas Desa Pasanggrahan

MEMAKSIMALKAN pelaksanaan Program 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan), Puskesmas Cikuya membentuk Kader Pendamping Masa Emas (Keping Emas) di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, setiap Anggota Keping Emas dipersyaratkan dapat mendampingi ibu hamil beresiko tinggi (resti) yang ada di wilayahnya.

Bidan Ambar Setyowati, Bidan Koordinator pada Puskesmas Cikuya, Senin (16/9/2019), menjelaskan setiap kader wajib mendampingi ibu hamil yang ada, mulai dari masa kehamilan, saat melahirkan, sampai bayi berusia 6 bulan.

“Sasaran tujuannya adalah agar si bayi bisa mendapatkan air susu ibu (ASI) secara eksklusif,” paparnya.

Disampaikan kegiatan Keping Emas ini sudah dilaksanakan pada 5 Agustus, dengan di setiap pekannya selama 4 bulan  dilakukan kegiatannya, yang meliputi penyuluhan, pemeriksaan ANC, pemeriksaan HP, TB, dan BB.

Selama kegiatan, para peserta pun diberikan makan siang yang bisa disantap bersama dari catering yang bekerjasama puskesmas atas penunjukan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. “Menunya dirumuskan TPG untuk memenuhi kebutuhan kalori ibu hamil.”

Sementara drg Dono Koesoemoatmodjo, Kepala Puskesmas Cikuya, menambahkan di wilayah binaannya masih terdapat cukup banyak ibu hamil resti. Semisal ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK), Anemia, hamil terlalu muda, atau hamil terlalu tua.

“Persoalannya mereka masih belum memahami resiko yang akan dialami pada saat melahirkan. Oleh karena itu para Anggota Keping Emas yang mendapat tugas untuk selalu mengarahkan,” ungkapnya.

Dengan adanya Program Keping Emas ini, harap drg Dono Koesoemoatmodjo, “semoga bisa membantu menyukseskan Program 1000 HPK di wilayah kerja Puskesmas Cikuya.”


Bagikan artikel ini