Dibina Toko Obat Tanpa Izin & Daur-ulang Minyak Sayur

TIGARAKSA - Kembali Tim Pengawasan Makanan dan Obat-obatan, terdiri dari Loka POM,  Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dan Korwas PPNS, menggelar pembinaan pada toko obat tanpa izin dan tempat usaha kurang sehat.

Kali ini, seusai laporan dari masyarakat, tim memberi pembinaan kepada sejumlah toko obat dan usaha daur-ulang Minyak Sayur di wilayah Kecamatan Teluknaga, Rabu (27/3/2019).

Dude Sadwaludin, dari Dinkes kab Tangerang menjelaskan pelaksanaan pembinaan kali ini untuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang menyebutkan ada beberapa toko di Kecamatan Teluknaga, yang menjual obat keras, obat tradisional, dan kosmetik tanpa izin edar.

Setelah dicek, ternyata sejumlah toko obat-obatan itu memang tidak memiliki izin operasional, tidak memiliki petugas pelayanan kefarmasian dan keahlian farmasi. “Untuk itu, toko-toko tersebut dihentikan aktifitas penjualan obat dan kosmetiknya,” katanya.

Selanjutnya pemilik toko diperintahkan mengurus perizinannya terlebih dahulu bila mau membuka usahanya lagi. Sementara obat-obatan dan kosmetik yang dilarang edar diamankan di Lokasi POM Kabupaten Tangerang.

Selanjutnya tim pun melakukan pengawasan ke perusahaan daur ulang Minyak Sayur di Jl Raya Kampung Melayu, Kecamatan Teluknaga. Tim menemukan perusahaan pengepul Minyak Sayur bekas yang didapat perusahaan itu dari restoran, rumah-makan, dan hotel.

Didapat informasi daur-ulang Minyak Sayur ini selanjutnya akan diekspor ke negara-negara Eropa untuk dijadikan bahan baku biodiesel.

sumber : dinkes.tangerangkab.go.id


Bagikan artikel ini