Digelar Operasi Pasar Stok & Keamanan Bahan-bahan Pokok

BALARAJA – Jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang segera memberi pembinaan kepada pedagang Tahu Goreng yang barang jualannya mengandung Formalin serta pedagang  Pacar Cina dan Mutiara yang diketahui memakai zat pewarna.

Pembinaan ini diberikan sesaat digelarnya operasi pasar kepada para pedagang di Pasar Tradisional Balaraja Mas Baru, Sentiong, Balaraja. Operasi dilaksanakan Selasa (6/6/2017) itu langsung dipimpin Bupati Tangerang H Ahmed Zaki Iskandar dengan didampingi Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, kepolisian, dan sejumlah pejabat terkait.

Penemuan penjualan Tahu Goreng memakai Formalin serta Pacar Cina dan Mutiara memakai zat pewarna yang bisa mengganggu kesehatan tubuh pengkonsumsinya dibuktikan dari hasil uji sempel yang dilaksanakan Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

Selain itu, Balai POM Banten juga menemukan sejumlah obat yang dijual bebas dan rentengan di lokasi pasar itu yang diduga palsu dan memakai bahan kimia yang bisa membahayakan kesehatan pemakainya.

Operasi pasar yang digelar ini sendiri dimaksudkan untuk memastikan bahan pangan dan obat-obatan yang dijual tidak mengandung bahan berbahaya di saat meningkatkan konsumsi masyarakat berbelanja selama Ramadhan dan menjelang Lebaran. Sekaligus dimaksudkan untuk melihat keamanan stok bahan pangan dan daging menjelang Lebaran. 

TINDAK TEGAS

Bupati Tangerang H Ahmed Zaki Iskandar dalam operasi tersebut, mengutarakan untuk stok bahan makanan untuk wilayah Kabupaten Tangerang sampai saat ini masih relatif aman. “Telur, daging dan sembako mendapat pasokan yang baik.”

Mengenai adanya kenaikan harga bahan-bahan kebutuhan pokok, papar bupati, masih dalam batas normal dan masih terjangkau daya-beli masyarakat.

Terkait bahan makanan yang mengandung bahan terlarang seperti Formalin Boraks, dan bahan pewarna berbahaya, bupati meminta agar pelakunya ditindak tegas. Jajaran polres dimintanya untuk mengusutnya sampai kepada produsennya.

Sementara dr Desiriana Dinardianti MARS, Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, menambahkan kegiatan operasi pasar menjelang Lebaran yang melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan PD Pasar, dan Balai POM Banten, memang dimaksudkan melakukan pengecekan peredaran bahan pangan dan obat-obatan di pasaran dari pemakaian bahan terlarang membahayakan kesehatan masyarakat.

Bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, pedagang yang kedapatan melanggar peraturan akan diberi pembinaan, sedangkan untuk tindak-lanjut perkara pelanggaran hukumnya akan dilaksanakan kepolisian.

 

7/6/17/ef


Bagikan artikel ini