Program KIA Dinkes Kabupaten Tangerang Raih IndoHCF Award 2017

TANGERANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang meraih Penghargaan IndoHCF untuk Kategori Inovasi Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) melalui program Bergandengan Tangan Menyelamatkan Ibu dan Bayi Baru Lahir di Kabupaten Tangerang.

Penghargaan sendiri diberikan di Ballroom Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta, Selasa (23/5/2017) dan diterima dr Desiriana Dinardianti MARS, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, dengan prestasi Juara Pertama yang mampu mengalahkan program KIA dari kota/kabupaten lainnya se-Indonesia.

Kepala Dinkes saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (26/5/2017), mengungkapkan penghargaan ini akan memotivasi jajaran Dinkes Kabupaten Tangerang untuk bekerja lebih keras dan lebih baik lagi. 

Dikatakan program Bergandengan Tangan Menyelamatkan Ibu dan Bayi Baru Lahir di Kabupaten Tangerang sendiri telah berjalan sejak 2014 dan di tahun 2016 pun telah mendapatkan apresiasi dari Kementerian PAN-RB yaitu meraih Penghargaan Top 35 SINOVIK.

Ketika ditanya apakah resepnya yang membuat program ini begitu hebat sehingga mendapatkan penilaian terbaik dari sejumlah pihak, dr Desi menjawab yang memperkuat pihaknya adalah adanya komitmen dari Bupati Tangerang H Ahmed Zaki Iskandar yang memberi dukungan penuh terhadap program ini.

Di antaranya lahirnya Perbup No 56 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelayanan Rujukan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal di Kabupaten Tangerang yang kemudian direvisi di tahun 2015 menjadi Perbup No 128 Tahun 2015. “Sehingga kami yang di bawahnya bisa menjalankan dengan baik program ini melalui berbagai inovasi.” 

Ditambahkan dengan diraihnya penghargaan IndoHCF ini diharapkan akan mampu menjaga kesinambungan dari program penyelamatan ibu dan anak ini. Targetnya adalah angka kematian ibu dan anak bisa menurun. “Bahkan kalau memungkinkan bisa nol,” tambah dr Desi dengan penuh optimis.

Evaluasi terus-menerus dilakukan secara rutin untuk mencari penyebab dan solusi setiap permasalahan agar penyempurnaan program ini. Yang terbaru di antaranya pembinaan bidan praktik mandiri, sebelumnya puskesmas dan rumah sakit swasta dan negeri sudah termonitor dengan baik. “Saat ini yang belum yaitu bidan praktik mandiri. Agar gandengan tangannya lebih lebar dan lebih kuat lagi,” pungkasnya.

Diinformasikan IndoHCF Innovation Awards 2017 merupakan ajang perdana sekaligus wadah yang menampung seluruh inovasi dan ide program kesehatan, termasuk juga alat kesehatan. 

Ada lima kategori penghargaan di ajang IndoHCF Innovation Awards 2017 yaitu Inovasi SPGDT (Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu) Pra-RS, Inovasi Program KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), Inovasi Alat Kesehatan, Inovasi e-Health, dan Inovasi Seni Kreasi Ilmu Kesehatan.

Untuk diketahui, ajang IndoHCF Award ini merupakan program CSR dari idsMED, perusahaan distributor alat kesehatan berskala besar seperti perlengkapan kamar operasi, dll.


Bagikan artikel ini