Pemkab Tangerang Klarifikasi Dana Insentif Tenaga Kesehatan Covid-19 di Kabupaten Tangerang

Tigaraksa– Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi, MARS memberikan klarifikasi terkait pemberitaan media online bantennews.co.id, Lipitankota.com dan akun Instagram @garudarevolution berjudul Dijanjikan Rp15 Juta, Insentif Tenaga Medis Covid-19 di Kabupaten Tangerang Ternyata Cuma Rp500 Ribu.

“Saya mengklarifikasi berita insentif tenaga medis Covid-19 di Kabupaten Tangerang dijanjikan 15 juta, ternyata cuma Rp. 500 ribu. Bahwa itu tidak benar,” tegas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi, MARS, hari Jumat (10/7/20).

Lanjut dr.Hendra untuk insentif tenaga kesehatan di Kabupaten Tangerang yang bersumber dari APBN untuk Dokter Spesialis Rp. 15 Juta, Dokter Umum Rp. 10 Juta, dan Perawat Rp. 7,5 Juta /bulan.
 
“Sampai saat ini masih dalam proses pengajuan ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, jadi dana insentif tenaga kesehatan yang bersumber dari APBN belum cair” ujar dr.Hendra.

Untuk pemberian insentif tenaga kesehatan dan non kesehatan yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang, sebesar Rp. 18.379.500.000 diberikan sebagai penghargaan selama bertugas di masa pandemi Covid-19, akan dibayarkan perhari berdasarkan jenis ketenagaan (Dokter Spesialis dapat Rp. 500 ribu/hari, Dokter Umum Rp. 350 ribu /hari, Bidan dan Perawat Rp. 250 ribu/hari serta Tenaga Non Kesehatan berkisar 100 s.d 150 ribu/hari.

“Jadi tidak benar bahwa tenaga medis hanya mendapatkan Rp. 500 ribu/Bulan, ” tegas dr. Hendra.

Ia juga menegaskan tidak memberikan keterangan ke media terkait insentif tenaga kesehatan untuk dokter hanya dibayarkan Rp. 500 ribu dari digadang-gadangkan Rp. 15 juta, “saya tidak mengatakan insentif tenaga kesehatan hanya dibayarkan Rp. 500 ribu.” tegas dr.Hendra.

Ditempat yang sama Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid menambahkan untuk besaran insentif tenaga kesehatan di Kabupaten Tangerang yang bersumber dari APBD telah diatur melalui Keputusan Bupati Tangerang nomor 902/Kep.483-Huk/2020 tentang Pemberian Insentif Tenaga Kesehatan dan Non Kesehatan yang Menangani Covid-19 Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Tahun 2020.

Lanjut Rudi Maesyal panggilan akrab Sekda, kategori tenaga kesehatan dan non kesehatan diberikan insentif tenaga kesehatan di Dinas Kesehatan,RSUD dan Puskesmas.

Untuk tenaga kesehatan dan non kesehatan di RSUD, Dokter Spesialis Rp.500 ribu/hari, Dokter Umum dan Dokter Gigi Rp. 350 ribu/hari, Bidan dan Perawat Rp. 250 ribu/hari, serta Tenaga Kesehatan lainnya Rp. 200 ribu/hari, Pengemudi Ambulan Rp. 150 ribu/hari, Petugas Kebersihan Ruang Pelayanan Rp. 100 ribu/hari, dan non Kesehatan lainnya Rp. 100 ribu/hari.

Sedangkan untuk Tenaga Medis di Puskesmas ditetapkan dr.Umum dan dr. Gigi Rp. 200 ribu/hari, Tenaga Kesehatan lainnya Rp. 150 ribu/hari, Tenaga Surveilans Rp. 150 ribu/hari, Tenaga non kesehatan Rp. 100 ribu/hari.

“Jadi pembayaran insentif tenaga kesehatan dan non kesehatan dari APBD disesuaikan dengan jumlah hari tugas tidak per paket berbeda dengan pembayaran insentif tenaga kesehatan dari APBN dibayar per paket sesuai dengan jumlah pasien yang dilayani,” ujar Sekda.

Masih penegasan Sekda, bahwa Pemkab Tangerang tidak memberikan janji kepada tenaga kesehatan dan non kesehatan terkait insentif Pemkab Tangerang hanya menjalankan sesuai Keputusan Bupati Tangerang tentang Pemberian Insentif Tenaga Kesehatan dan Non Kesehatan.

“Saya tegaskan Pemkab Tangerang tidak memberikan janji tetapi hanya menjalankan Surat Keputusan Bupati pemberian insentif tenaga kesehatan dan non kesehatan,” tegas Sekda Rudi Maesyal.


Diketahui sebelumnya, diberitakan Dana insentif untuk tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 sudah dikucurkan bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang sebesar Rp18 miliar.

Demikian dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi melalui pesan singkatnya, Rabu (8/7/2020).

Kendati demikian, Hendra menngukapkan dana insentif untuk dokter hanya Rp500 ribu dari digandang-gandang Rp 15 juta. Sementara, perawat insentif yang diterima dibawah nominal insentif dokter dari yang digemborkan Rp7,5 juta.

(Bidang IKP Diskominfo Kab.Tangerang)


Bagikan artikel ini