Kabupaten Banjar Berbenah Jadi Daerah Penyangga Ibu Kota Negara

Banjarmasin -- Bupati Banjar Kalimantan Selatan, H.Khalilurahman beramahtamah bersama para jurnalis Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) seluruh Indonesia di Pendopo Bupati Banjar Kalimantan Selatan, Jumat malam (07/02/2020).

Bupati Banjar, H. Khalilurrahman mengucapkan selamat datang kepada insan pers khususnya yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia di Kabupaten Banjar sebagai daerah persiapan penyangga ibu kota negara yang sedang dipersiapkan pemerintah pusat. 

"Sebagai daerah persiapan ibu kota negara, Banjar akan berbenah di berbagai sektor unggulan seperti perikanan, pertanian dan pariwisata," kata H. Khalilurrahman.

Ia lanjutkan, saat ini jumlah penduduk Kabupaten Banjar mencapai 571.573 orang (2017), dengan luas wilayah ±4.668,50 km2 dan merupakan wilayah terluas ke-3 di Provinsi Kalsel setelah Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bambu yang terdiri dari 19 Kecamatan, 277 Desa dan 13 Kelurahan.

Bupati Kabupaten Banjar periode 2016-2021 ini mengharapkan kepada insan pers dapat membantu untuk mempromosikan berbagai potensi di Kabupaten Banjar karena daerah ini memiliki sektor unggulan seperti perikanan, pertanian dan holtikultura serta pariwisata.

Diantaranya sektor perikanan darat, Kabupaten Banjar memiliki beberapa potensi budidaya ikan antara lain budidaya perikanan kolam dengan luas sekitar 791,4 Ha jumlah produksi 25.092,23 ton/tahun, budidaya perikanan jaring apung yang mempunyai 1.125 unit dengan total produksi 6.542,55 ton/tahun dan budidaya perikanan karamba dengan jumlah 2.259 unit dengan total produksi 7.952,97 ton/tahun.

Begitu juga sektor pertanian, hasil produksi beras Kabupaten Banjar terdapat di hampir seluruh wilayah kecamatan dengan jumlah produksi sekitar 2.370 ton dengan luas panen 895 ha.

“Untuk sektor perikanan bahkan Banjar menjadi daerah penghasil perikanan terbesar di Kalimantan begitu juga sektor pertanian,” ucap Bupati.

Ditempat yang sama, Ketua SMSI Pusat, Firdaus mengatakan, SMSI memiliki jumlah 1.071 anggota di seluruh wilayah Indonesia. Jumlah tersebut hanya perusahaan siber saja.

“Jika perusahaan pers yang tergabung di SMSI mencapai 1.071 saja, berapa banyak tenaga insan media yang berada di bawah bendera SMSI,” ucap Firdaus saat memberikan sambutan.

Tujuan dibentuknya SMSI adalah untuk meningkatkan perekonomian khususnya di sektor UMKM, karena selain pengusaha media besar, di SMSI juga tidak sedikit pengusaha yang hanya memiliki modal sedikit. Bahkan ada juga perusahaan hanya memiliki 4 sampai 6 karyawan tetapi bisa menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

"Jangan melihat jumlah karyawannya tetapi yang penting legalitas perusahaan lengkap dan diakui Dewan Pers," ujar Firdaus yang mengenakan kacamata. Pria asal Banten ini juga berharap kepada Bupati Banjar dan Bupati/Walikota di Kalsel untuk selalu bermitra dengan SMSI, karena SMSI ini bisa mempromosikan program pembangunan yang sedang dilaksanakan pemerintah.

Pada acara tersebut, Ketua SMSI Pusat, Firdaus juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan SMSI Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Jambi. (Abdul Munir SP, Kabid IKP Diskominfo Kabupaten Tangerang)


Bagikan artikel ini