Penerapan Perbup 47, Bupati Libatkan TNI-Polri Jaga Pos Pantau

Tigaraksa -- Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memastikan pelibatan unsur TNI dan Polri dalam penerapan Perbup 47 tentang Pembatasan Jam Operasional Kendaraan Tambang. Pelibatan unsur TNI-POLRI ditandai dengan penandatanganan MOU antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Polresta Tangerang.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dengan Komandan Dandim 0510, Letkol Inf Parada Warta N Tampubolon dan Kapolresta Tangerang, Ade Ary Syam Indradi di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Senin (03/02).

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, permasalahan kendaraan bertonase besar terutama dari sektor tambang tidak bisa dikendalikan seorang diri oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.

"Mulai hari ini, unsur TNI-POLRI terlibat langsung dalam menjaga seluruh perbatasan Kabupaten Tangerang dengan wilayah lain terkait pelarangan melintas truk bermuatan tambang dan bertonase besar tersebut," paparnya.

Karena personil yang ada, diakui Bupati, tidak mencukupi untuk menjaga seluruh wilayah yang dilintasi oleh awak angkutan tersebut.

"Teknis detailnya, pos pantau akan menjadi tempat bagi petugas gabungan untuk memberhentikan setiap truk yang masih nekat melintas, karena Perbup 47 masih tetap membatasi pengoperasian izin melintasnya, yaitu dari pukul 22:00 sampai 05:00 WIB," tegasnya. (Skj/Diskominfo)


Bagikan artikel ini