NUNGGAK PAJAK 16 BULAN, BAPENDA SEGEL PT. AUTO PARKING

Kelapa Dua -- Ketegasan Pemerintah Kabupaten Tangerang mencari Penghasilan Asli Daerah (PAD) terus ditunjukkan melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja yang menyegel Wajib Pajak Parkir yang membandel di kawasan Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Selasa (14/01/2020).

PT. Auto Parking menunggak pajak selama 16 bulan. Penyegelan dipimpin langsung oleh Kepala Bapenda, Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Bapenda Kabupaten Tangerang, Kabid Pajak Non PBB dan BPHTB Epi Supriatna dan anggota Satpol PP Kecamatan Kelapa Dua.

"Wajib pajak parkir ini membandel, sudah kita peringati beberapa kali tetap tidak menyetorkan kewajibannya membayar pajak daerah," Ungkap Soma Atmaja.

Dalam data Badan Pendapatan Daerah selama 16 bulan, terhitung mulai September 2018 PT. Auto Parking ini tidak menyetorkan pajaknya ke daerah Kabupaten Tangerang. Sebanyak dua titik PT. Auto Parking tidak membayarkan pajak mulai dari samping jalan raya SMS persisnya tepat di bunderan Gading Serpong Ruko Serenada Centre dan Ruko Agricola.

"Kami terus memberikan sanksi berupa penyegelan beberapa kali melalui peringatan. Kita berikan peringatan hingga jika membandel juga akan dilakukan pencabutan izin usaha parkir ," ujar Soma yang juga mantan Camat.

Sementara itu, Manager Operasional PT Auto Parking, Arief, saat ditemui di lapangan mengatakan pihaknya akan segera melakukan kewajiban sebagai wajib pajak berupa melaporkan dan membayar pajak yang selama ini belum terbayar. “Akan segera kami selesaikan, kami akan segera laporkan ke pusat,” tandasnya. 

Penjaga parkir Auto Parking yang enggan disebutkan namanya, menyatakan selama bekerja di perusahaan parkir tersebut mendapatkan satu shift sekitar Rp. 1,6jt sedangkan dia berjaga bergiliran selama tiga shift kerja.

"Paling ramai disini mencapai 1,6 jt hingga 700rb paling sepi, sedangkan berjaga sebanyak tiga shift," jelas petugas parkir yang enggan menyebutkan namanya. 

Menurut data dari Bapenda Kabupaten Tangerang, pajak parkir di tahun 2019 sebesar Rp. 63,7 milyar yang masuk ke kas daerah Kabupaten Tangerang. Pajak tersebut akan digunakan untuk pembangunan di wilayah Kabupaten Tangerang dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang. (Skj/Diskominfo)


Bagikan artikel ini