KEPALA DISTRIK ASAL PAPUA BARAT ANTONIUS ALEX MARANI PKL DI PANONGAN

PANONGAN -- Pemerintah Kabupaten Tangerang menjadi lokus praktek lapangan Program Profesi Kepamongprajaan IPDN Cilandak Jakarta.

Program Profesi Kepamongprajaan ini untuk menambah pengetahuan mengenai penyelenggaraan pemerintah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), terlebih khusus bagi ASN yang berada di level pimpinan yang bukan latar belakang pemerintahan, atau lulusan IPDN.

Direktur Profesi Kepamongprajaan Bidang Kemahasiswaan IPDN Cilandak Jakarta Selatan, Margaretha Rumbekwan mengatakan sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Sistem Pemerintahan Daerah, khususnya pasal 220 tentang promosi kepamongprajaan bagi camat tertulis untuk menduduki jabatan camat, ASN harus memiliki kualifikasi kepamongprajaan pemerintahan.

Untuk tahun 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang menjadi tempat praktek lapangan Program Profesi Kepamongprajaan IPDN Cilandak. Praktek lapangan ini tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Tangerang.

Salah satunya Antonius Alex Marani, seorang Kepala Distrik atau Camat Wasior di Kabupaten Teluk Windaman Provinsi Papua Barat yang melakukan PKL (Praktek Kerja Lapangan) di Kecamatan Panongan Kab. Tangerang.

Antonius merupakan siswa program profesi dari IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) Cilandak Jakarta Selatan. Ia dikirim dari Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama Provinsi Papua Barat bersama tujuh kepala distrik lainnya untuk melakukan pendidikan profesi pemerintahan di IPDN, karena Ia sebagai Camat Wasior di Kabupaten Teluk Windaman.

Ia dan beberapa temannya sudah hampir merampungkan pendidikan profesinya selama 9 bulan di IPDN dan diharuskan terjun langsung ke lapangan untuk PKL sebagai salah satu syarat akan kelulusannya, dan kebetulan Ia ditempatkan bersama dua orang temannya di Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang.

"Dengan kehadiran Saya di sini dalam rangka tugas belajar yang diberikan pemerintah daerah di Papua kepada saya untuk mengambil sekolah ilmu pemerintahan profesi di IPDN Cilandak Jakarta Selatan selama kurang lebih 9 bulan dan akan berakhir pada bulan Desember nanti," ungkapnya.

Ketika dijumpai di Panongan, Ia banyak bercerita dan mengungkapkan kekagumannya kepada Kabupaten Tangerang khususnya di Kecamatan Panongan yang Ia nilai ada beberapa perbedaan dibanding di Papua.

"Apa yang saya terima disini terutama Saya ditugaskan melaksanakan PKL di Kecamatan Panongan, tentang tatakelola pemerintahan. Pada pelaksanaannya antara di Tangerang dengan Papua memang ada sedikit berbeda, dan antusiasme Pemerintah dengan lintas sektoral, tokoh agama dan masyarakat terjalin hubungan yang baik," bebernya.

Dan Ia pun berharap apa yang Ia dapatkan di kampus IPDN, terutama di Kecamatan Panongan tersebut bisa diterapkan dan diaplikasikan di Papua, sehingga nantinya Papua terutama di Kabupaten Teluk Windaman bisa meniru apa yang ada di Panongan. (diskominfo)


Bagikan artikel ini