Pemkab Tangerang Usulkan Raperda Sistem Elektronik Pemerintah

Tigaraksa -- Pemerintah Kabupaten Tangerang bakal terapkan Sistem Informasi Manajemen Pemerintahan Berbasis Elektronik, hal ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan jaman yang terus bergerak dengan pemanfaatan teknologi.

Selain itu, era keterbukaan informasi dan generasi milenial yang sudah industri 4:0 menjadi salah satu yang di tetapkan Pemerintah Pusat untuk menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut. Demikian dikatakan Wakil Bupati Tangerang, Mad Romli usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Rabu (6/11).

"Di masa yang terang benderang ini, sudah tidak ada lagi arus informasi yang tersumbat akibat ketidakcakapan pemerintah dalam mengelola informasi, baik yang bersifat rancangan, implementasi ataupun laporan hasil, semuanya bisa dan langsung diakses oleh seluruh elemen masyarakat," paparnya.

Menurut Mad Romli, sebagai antisipasi atas keterbukaan informasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang menggagas dengan usulan dua Rancangan Peraturan Daerah atau Raperda berkaitan dengan sistem elektronik ini.

"Dua Rancangan Peraturan Daerah yang kita usulkan adalah Raperda pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah serta Raperda pengelolaan sistem elektronik pemerintah daerah," terangnya.

Ketika ini dibahas dan nanti disahkan oleh DPRD, maka kita akan langsung membuat formula aturan main tataran teknis berkaitan dengan pengelolaan Sistem Informasi Manajemen Pemerintahan Daerah ini.

"Saat di implementasikan aturan ini, dapat kita pastikan pengelolaan sistem pemerintah akan berjalan lebih cermat, akurat, transparan dan bisa diakses oleh masyarakat, mulai dari perencanaan, implementasi program hingga pelaporan hasil kinerja," paparnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Khalid Ismail mengatakan, Raperda usulan pemerintah ini bagus dan layak untuk diterapkan, namun mekanisme aturannya kita akan bahas terlebih dahulu.

"Sebelum ini disahkan, kita akan bahas di tingkat komisi dan Baperda untuk dikaji dan telaah bagaimana aturan mainnya dan sandaran hukum diatasnya." Papar politisi dari PDIP ini.


Bagikan artikel ini