SEKDA TERIMA TIM MONITORING MCP KORSUPGAH KPK

TIGARAKSA -- Sekda Kab. Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menerima tim Monitoring Centre For Prevention (MCP) Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) di ruang Rapat Wareng Setda Kab. Tangerang, Jumat (11/10/2019).

Pada kesempatan itu, Sekda Kab. Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengaku, mendukung sepenuhnya tim KPK melakukan evaluasi, sejauh mana program rencana aksi ini dilaksanakan. Program ini mendorong penyelenggaraan pemerintah daerah yang lebih transparan dan akuntabel.

“Ini wujud komitmen pemerintah untuk memberantas korupsi secara terintegrasi. Secara pribadi, saya mengapresiasi Tim Korsupgah KPK yang telah melakukan supervisi, monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi di Kab. Tangerang,” ujarnya.

Sekda berharap, OPD mendapat bimbingan dari Tim Korsupgah KPK, sehingga terwujudnya pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Selain itu, dia juga mendorong optimalisasi peran APIP dalam meningkatkan kinerja pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah, serta evaluasi terhadap hasil pengawasan, sehingga dapat berkontribusi terhadap peningkatan kinerja.

Sugeng, selaku perwakilan KPK menuturkan, Menurutnya, sektor yang dinilai untuk Kab. Tangerang, yaitu perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), manajemen ASN, optimalisasi pendapatan daerah dan manajemen aset daerah.

“Aksi ini memberikan standar kepada pemerintah daerah dalam membangun suatu kerangka kerja, agar memahami elemen-elemen risiko korupsi berdasarkan sektor, wilayah atau instansi yang rentan terhadap korupsi. Di mana pelaporannya melalui aplikasi MCP Korsupgah,” kata dia.

Lanjut Sugeng menambahkan, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK tempatkan Kabupaten Tangerang dalam peringkat 3 nasional sebagai daerah yang siap dalam rencana aksi Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah), sedangkan di level Provinsi Banten Kabupaten Tangerang berada di peringkat pertama. (herly/diskominfo)


Bagikan artikel ini