MENTERI KETENAGAKERJAAN MERESMIKAN GEDUNG BLK AL-BADAR

Jayanti -- Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri meresmikan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Pondok Pesantren dan sekaligus melaksanakan istighosah dan dzikir bersama yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Badar, Kp Dangdeur Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang.

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengucapkan, selamat kepada Yayasan Al-Badar Kp Dangdeur Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang atas di resmikannya Balai Latihan Kerja Komunitas Pondok Pesantren Al-Badar yang kita resmikan bersama-sama siang tadi sekaligus melaksanakan istighosah dan dzikir bersama.

"Dengan hadirnya BLK di pondok pesantren ini mudah-mudahan dapat membantu meningkatkan kualitas SDM yang kita miliki agar mereka setelah selesai mengemban pendidikan di sini, selain bisa menjadi SDM yang berakhlak baik, tetapi juga bisa menjadi insan-insan yang terampil yang nantinya siap dan mampu bersaing untuk terjun di tengah-tengah masyarakat kita," kata Hanif.

Wakil Bupati Tangerang, H Mad Romli mengatakan, Alhamdulilah di hari yg baik ini kita melaksanakan peresmian Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Pondok Pesantren Al-Badar sekaligus istighosah bersama, marilah kita manfaatkan sebagai momentum untuk meningkatkan toleransi, meningkatkan kebersamaan, dan pemahaman ajaran agama yang benar. 

Mari kita kembangkan cara-cara yang arif dalam menjembatani perbedaan, tinggalkan perilaku dan tindakan yang menyimpang dari ajaran Islam, yang menyimpang dari yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. 

"Saya berharap melalui kegiatan ini dapat dijadikan pendorong atau motivasi kita menuju arah lebih baik dari tahun-tahun yang sebelumnya" ucap H Mad Romli.

Ketua Yayasan Al-Badar, Ustadz H Was Kurni juga mengatakan, Alhamdulilah saya berterimakasih kepada pemerintah Kabupaten Tangerang dan pemerintah pusat yang sudah membantu membangun Pesantren Al-Badar ini.

"Mudah-mudahan dengan diresmikannya gedung BLK ini, santri mempunyai keterampilan dan kompetensi lebih baik lagi, aamiin," kata H Was Kurni. (Red/infokom)


Bagikan artikel ini