Memuaskan Capaian 60 Persen IVA Tes Puskesmas Cikupa

CIKUPA – Meskipun baru mencapai target 60 persen sasaran IVA Tes Kanker Serviks yang dilakukan Puskesmas Cikupa bekerja-sama elemen lainnya, tetapi sudah dinilai sebagai pelaksanaan program pemerintah yang memuaskan.

Sesuai target, pelaksanaan IVA Tes oleh Puskesmas Cikupa diinstruksikan bisa mencapai sasaran sebesar 47.000 pasangan usia subur. Target ini jelas sangat berat karena pelaksanaan IVA Tes masih belum dipahami benar masyarakat.

Sebab itu, capaian target sebesar 60 persen dari IVA Tes yang telah dilaksanaan sejak tahun 2015, dinilai telah memuaskan.

Kepala Puskesmas Cikupa, drg H Yaris Syahrul Alam, Senin (21/1/2019), mengakui pihaknya harus bekerja-keras bersama elemen masyarakat dan TP PKK Kabupaten Tangerang dalam melaksanakan Program IVA Tes Kanker Serviks.

“Kita di puskesmas memberi layanan pemeriksaan IVA di setiap hari Jumat dan disyukuri telah membuahkan lumayan banyak pasangan usia subur yang datang,” katanya.

Lalu, pihak puskesmas pun bekerja-sama instansi terkait mendatangi perusahaan-perusahaan untuk memberi layanan IVA Tes kepada karyawati perusahaan-perusahaan itu.

Dijelaskan sebenarnya pemerintah pusat telah mencanangkan program IVA Tes sejak tahun 2015, namun Puskesmas Cikupa baru fokus melaksanakan program ini di tahun 2017. Diakui untuk mencapai target ditetapkan tidaklah mudah, terlebih bila hanya dijalankan puskesmas atau dinas kesehatan saja, tanpa didukung instansi lain, swasta dan masyarakat.

Langkah awal yang dilakukan pihak puskesmas, urai drg H Yaris Syahrul Alam, pihaknya melakukan sosialisasi program ini kepada masyarakat di desa desa dan kelurahan, dibantu para kader kesehatan, kecamatan dan desa-kelurahan.

Langkah lanjutannya, puskesmas membuka layanan pemeriksaan IVA di puskesmas di setiap Jumat. Kemudian diprogram pula di setiap wilayah dibuka rumah IVA. Terbaru adalah bekerja-sama TP PKK dan instansi terkait semisal disnaker, kecamatan, desa dan kelurahan, serta perusahaan, melaksanakan IVA Tes kepada masyarakat dan perusahaan dengan layanan di tempat. 

Ditambah program terbaru itu, capaian target IVA Tes pun semakin baik. “Semoga saja beberapa perusahaan yang belum melakukan pemeriksaan IVA bisa turut-serta melaksanakan program yang bernilai baik bagi kesehatan para karyawatinya,” cetus  drg H Yaris Syahrul Alam.

Diakuinya ada beberapa faktor penyebab sulitnya capaian target, yaitu sikap malu pasangan usia subur bila mengikuti pemeriksaan IVA, ketidak-tahuan masyarakat atas program ini, dan bagi masarakat bukan peserta BPJS harus membayar biaya IVA Tes.

sumber : dinkes.tangerangkab.go.id


Bagikan artikel ini