ETIN Caringin Tingkatkan Kunjungan Ibu-anak ke Posyandu

LEGOK - Inovasi diterapkan Puskesmas Caringin dengan membuat Edukasi Terpadu Ibu Nifas (ETIN) yang dilaksanakan sejak November 2017. Program dilaksanakan di setiap bulan ini dinilai berhasil meningkatkan angka kunjungan ibu-ibu membawa anaknya ke posyandu-posyandu.

Berdasar data yang ada, sejak penerapan program ini tercatat angka kenaikan 19,6 persen ibu-ibu yang baru melahirkan datang membawa anaknya ke posyandu-posyandu di dekat rumahnya.

Kepala Puskesmas Caringin, dr Secunda Siswanti, Jumat (11/1/2019), mengakui pada awalnya di wilayah kerja puskesmasnya masih banyak ibu-ibu yang sepulang melahirkan enggan membawa anaknya ke posyandu untuk memeriksakan tumbuh-kembang anaknya.

“Alasannya karena mereka tahu pemeriksaan kesehatan bayi dan anak hanya ke puskesmas saja,” katanya.

Data ini didapat dr Secunda Siswanti saat membuka dialog dengan sejumlah ibu baru melahirkan yang datang ke puskesmas memeriksakan kesehatan anaknya, beberapa bulan lalu. Dikatakan sejumlah ibu, mereka hanya tahu pemeriksaan kesehatan bayi dan anak di puskesmas.

Bahkan data lanjutannya, ada beberapa ibu bayi yang sudah 9-10 bulan melahirkan malah belum pernah sekali pun membawa anaknya datang ke posyandu, yang katanya disebabkan mereka tidak tahu ada posyandu di lingkungannya.

Kepala Puskesmas Caringin menjelaskan dari beberapa temuan tersebut, akhirnya dia membuat inovasi program ETIN. Program ini mengharuskan setiap ibu yang melahirkan di PONED Puskesmas Caringin, tiga jam setelah melahirkan diberi panduan lembar balik, yang isinya untuk dilihat dan dibaca.

Lalu setelah enam jam melahirkan petugas datang membacakan lembar balik itu di hadapan ibu yang baru melahirkan. Kemudian, dua puluh tiga jam kemudian, petugas kembali membacakan lembar balik tersebut di depan keluarga ibu melahirkan yang ada dalam ruangan persalinan.

Selain menjelaskan isi lembar balik tersebut, petugas juga meminta tanda-tangan orang yang ada di situ di lembaran ETIN dan menganjurkan agar setelah pulang ke rumah ibu yang melahirkan lalu di setiap bulannya bisa datang ke posyandu memeriksakan tumbuh-kembang anaknya.

Selanjutnya, tinggal para petugas kesehatan dan kader posyandu memonitor pelaksanaannya. Bila ada yang tidak datang, maka kader dan petugas puskesmas melakukan kunjungan ke rumah ibu yang baru melahirkan itu.

“Dengan program ETIN, kini posyandu ramai dikunjungi di setiap bulannya,” kata dr Secunda Siswanti. Ini terjadi di 22 posyandu yang terdapat di tiga desa binaan Puskesmas Caringin.

Disebutkan Program ETIN pun kini banyak dicontoh puskesmas-puskesmas dari daerah lain, semisal puskesmas di Kalimantan dan daerah lainnya. “Harapan saya inovasi ini bisa bermanfaat buat orang banyak…” pungkas dr Secunda Siswanti.

sumber : dinkes.tangerangkab.go.id


Bagikan artikel ini