PKK-Dinkes Gelar Sosialisasi dan IVA-Tes bagi Pekerja Wanita

CIKUPA - TP PKK Kabupaten Tangerang bekerja-sama Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mengadakan Sosialisasi dan Pemeriksaan IVA-Tes  pada pekerja wanita sejumlah perusahaan yang pekerjanya mayoritas wanita.

Di antaranya bagi pekerja wanita PT KMK Global Sport, PT Chingluh dan PT Tuntex. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari berturut turut, 19-21 Desember 2018.

Pada hari pertama, dilaksanakan bagi 150 pekerja wanita PT KMK Global Sport yang melakukan pemeriksaan IVA-Tes di ruang pemeriksaan kesehatan dan 60 pekerja wanita lainnya mengikuti sosialisasi di miting room.

Dalam kesempatan ini, Hj  Yuly Zaki Iskandar, Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang didampingi dokter perusahaan, managemen perusahaan, pejabat disnaker, Camat Cikupa, dan Ketua PKK Kecamatan Cikupa, mangajak seluruh wanita di Kabupaten Tangerang yang sudah berkeluarga untuk dapat melakukan IVA Tes.

Ini penting untuk deteksi dini penyakit kanker serviks yang mungkin saja teridap. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati, katanya.

Sementara Hj Dwi Harti Nugraheni SKM MKM, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, menjelaskan kegiatan ini bertujuan mengajak para wanita di Kabupaten Tangerang untuk dapat terbebas dari Kanker Serviks.

“Dengan melakukan IVA-Tes dan Pap Smear dapat membantu kita mengetahui ada-tidaknya kanker serviks secara dini,” katanya. Bila penyakit itu bisa diketahui sejak dini maka akan lebih mudah untuk melakukan penyembuhannya.

Dituturkan berdasar data Kementerian Kesehatan RI, di Indonesia Kanker Serviks masuk dalam urutan kedua setelah Kanker Payudara yang terdeteksi teridap oleh wanita Indonesia.

Terkait kepedulian inilah, paparnya, TP PKK Kabupaten Tangerang bekerja-sama Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang terus menggencarkan sosialisasi serta melakukan IVA-Tes kepada banyak wanita.

Pemeriksaan yang dilakukan pun tidak berlangsung lama, tidak menimbulkan rasa sakit, dan juga tidak mengurangi rasa pada pasangan saat berhubungan. Jadi jangan takut dan malu, pungkasnya.

sumber : dinkes.tangerangkab.go.id


Bagikan artikel ini