Cegah Kecacingan Perlu Keterlibatan Terintegrasi Semua Pihak

PASAR KEMIS - Melaksanakan program penanggulangan kecacingan berupa reduksi cacingan di tahun 2019, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bersama Anggota Komisi IX DPRRI dan Kementerian Kesehatan RI menggelar sosialisasi Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Cacingan.

Sosisalisasi digelar di Aula Perumahan Bermusik, RW 05, Kutajaya, Kecamatabn Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Senin (12/11/2018). Kegiatan ini dihadiri sedikitnya 200 warga, terdiri para petugas P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, petugas puskesmas, camat, lurah, kades, PKK, tokoh masyarakat, dan masyarakat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi MARS, menjelaskan kegiatan ini berdasarkan data prevalensi Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang perlu berupaya melakukan pengobatan untuk pencegahan kecacingan di masyarakat melalui POPM kepada masyarakat.

"Pemberian obat ini bisa dilaksanakan secara terintegrasi dengan program POPM Filariasis, penjaringan anak sekolah, usaha kesehatan sekolah, pemberian Vitamin A pada posyandu, pemberian makanan tambahan pada anak sekolah (PMT-AS),  dan program kesehatan lainnya," katanya.

Untuk itu, kegiatan POPM diharapkan dapat dilanjutkan dengan kegiatan penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan memperbaiki sanitasi lingkungan.

Hal ini, kata dr Hendra Tarmizi MARS, perlu dilakukan mengingat penularan kecacingan dapat dipengaruhi dari berbagai faktor, maka diperlukan upaya dan peran-serta seluruh pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, lintas program dan lintas sektor dalam melakukan penanggulangannya, sesuai dengan tugas dan fungsi masing masing.

"Upaya-upaya ini dapat terwujudkan bila semua pihak meningkatkan koordinasi lintas program, lintas sektoral dan peran-serta masyarakat," ucap dr Hendra Tarmizi MARS.

sumber : dinkes.tangerangkab.go.id


Bagikan artikel ini