Konsumsi Ikan Masyarakat Tangerang Rendah

Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang menggelar  Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, Selasa (4/9). Rendahnya konsumsi ikan di kalangan masyarakat Kelas Tangerang mendorong pemerintah secara intens menggelar Gemarikan. 

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang Ir. Herry Wibowo mengatakan, ikan merupakan sumber gizi yang paling tinggi. Kabupaten Tangerang termasuk daerah yang memiliki potensi perikanan yang sangat potensial dengan sentra olahan kering seperti ikan asin dan kerupuk ikan. 

Disamping itu juga lanjut Herry, Kabupaten Tangerang memiliki berbagai macam-macam olahan berbahan dasar ikan yang cukup terkenal yaitu bandeng tanpa duri, bandeng cabut duri, bandeng presto, bakso ikan, nuget, serta otak-otak. Namun sayangnya budaya makan ikan masyarakat kita masih rendah yang ditunjukan dengan tingkat konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Tangerang Tahun 2017 baru mencapai 31.25 kg/kapita/tahun atau masih di bawah tingkat konsumsi ikan Provinsi Banten yang mencapai 33.31 kg/kapita/tahun. "Tolong Bapak Ibu guru dan orang tua yang memiliki putra putri usia TK untuk memberikan ikan di menu utama makanannya agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal" pintanya. Menurut Herry hal ini perlu mendapatkan perhatian demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang cerdas, sehat, dan kuat sehingga program ini memerlukan dukungan masyarakat dan keterlibatan stakeholder lainnya.

Ketua panitia Gemarikan Hairul Latif mengatakan dalam kegiatan Gemarikan ini juga ada lomba paduan suara dan mewarnai bagi anak-anak Paud atau TK se-Kecamatan Tigaraksa. Adapun juara 1 lomba paduan suara dan mewarnai yaitu dari TK Floretti.  Selain itu di sela-sela lomba juga diadakan sosialisasi tentang penting makan ikan dan aneka jeni-jenis ikan yang dapat di konsumsi masyarakat yang disampaikan Kementerian Kelautan Perikanan RI.

 


Bagikan artikel ini