Kampoeng 09 Sindang Sari Ikuti Lomba KAMPTA Nasional

PASARKEMIS – Menjadi Juara I Lomba Kelompok Asuhan Mandiri Pemanfaatan Toga dan Akupresure (KAMPTA) Tingkat Provinsi Banten, kini Kampoeng 09 Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang, menjadi duta Provinsi Banten mengikuti lomba yang sama ke Tingkat Nasional 2018.

Tim penilai tingkat nasional pun mendatangi lokasi kampung ini, Jumat (31/8/2018), didampingi Kepala Puskesmas Pasar Kemis dan jajaran, serta kalangan penggiat Kampoeng 09 Kelurahan Sindang Sari. Tim selain melakukan wawancara, juga mendapat pameran hasil produksi para penggiat kampumg itu.

Tim penilai terkesan dengan penataan lingkungan Kampoeng 09 Kelurahan Sindang Sari. Apalagi mereka mendapat informasi kampung ini semula kurang terurus tetapi setelah dibina Puskesmas Pasar Kemis yang melibatkan PKK, tokoh masyarakat, kelurahan, kecamatan, sampai dinkes dan Pemkab Tangerang, akhirnya berubah menjadi kampung berdaya.

Kepala Puskesmas Pasarkemis, dr Hj Salwah, mengakui warga binaannya yang terdiri dari berbagai suku dan budaya ternyata lebih mudah diajak bekerja-sama melakukan penataan lingkungan.

“Sehingga yang tadinya merupakan lingkungan yang biasa–biasa saja, namun setelah ditata, dirapihkan, dan dirawat, kini menjadi lingkungan yang luar biasa…” bangganya.

Dituturkan di kampung ini terdapat sedikitnya 500 pohon toga yang ditanam di setiap halaman rumah warga, dengan 5 jenis tanaman obat keluarga yang berguna.

Bahkan, dituturkan dr Hj Salwah, ada yang unik dari komunitas  Kampoeng 09 Kelurahan Sindang Sari, bila anggota komunitas mereka pulang kampung maka saat kembali membawa serta tanaman obat keluarga khas daerahnya. “Sesampai di sini, tanaman khas itu dibagikan dengan cara ditukar tanaman obat keluarga lainnya untuk dibudidayakan sehingga berkembang menjadi lebih banyak.”

Selain membudidayakan toga di lahan kosong dan halaman rumah, para anggota komunitas Kampoeng 09 Kelurahan Sindang Sari juga mendapat pembinaan dan pelatihan akupresure oleh petugas kesehatan dari puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

Kini mereka pun mampu melakukan pertolongan kesehatan pertama bila ada keluarga anggota komunitas yang sakit, sebelum dibawa ke rumah sakit atau puskesmas. Mereka telah mendapat pengetahuan cara melakukan pemijatan agar jalan darah anggota keluarga terpijat berjalan dengan baik kembali. Atau anggota keluarga yang sakit bisa diberikan ramuan herbal dari tanaman toga yang berada di halaman rumah. 

Akhirnya, Kepala Puskesmas Pasarkemis beserta jajarannya mengucapkan terima-kasih kepada PJ Bupati Tangerang, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, TP PKK Kabupaten Tangerang, Camat Pasarkemis, lurah, babinsa, binamas,  pengurus RT/RW, tokoh agama dan masyarakat.

sumber : dinkes.tangerangkab.go.id


Bagikan artikel ini