Petugas Kesehatan 14 Puskesmas & 4 RS Dilatih Cegah HIV/AIDS

TIGARKSA – Petugas kesehatan dari 14 puskesmas dan 4 rumah sakit yang telah melakukan penangangan pencegahan HIV/IDS mendapat Pelatihan Intimate Patner Notification oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

Pelatihan dimaksudkan menyempurnakan upaya Pemkab Tangerang melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dalam melakukan pecegahan tersebarnya HIV/AIDS di wilayah Kabupaten Tangerang ini dilaksanakan Seksi Survelans Imunisasi dan Penanggulangan Krisis pada Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

Acara berlangsung Senin (27/8/2018) di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menyertakan petugas kesehatan yang telah memberikan Layanan Komperehensif Berkesinambungan (LKB) yaitu Puskesmas Balaraja, Tigaraksa, Cisoka, Jambe, Legok, Curug, Jalan Emas, Kosambi, Mauk, Cikupa, Kresek, Pakuhaji, Pagedangan, Kuta Bumi dan Binong.

Lalu, disertakan pula petugas 4 rumah sakit yang telah memberikan Layanan Dukungan dan Pengobatan (LDP) yaitu RSU Tangerang, RSU Balaraja, RS Qodar dan RS Silloam.

Kegiatan yang dibuka Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr Hendra Tarmizi MARS, menghadirkan 3 narasumber, yaitu dr Dwi Yanto, Kepala Seksi Pencegahan penyakit Menular dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Tita dari RS Balaraja, dan pejabat dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Dalam pesan pembukaan kegiatan, dr Hendra Tarmizi MARS berpesan agar para peserta pelatihan agar bisa dengan sebaik0-baiknya mengikuti pelatihan. Serap pengetahuan yang diberikan 3 narasumber dan bila ada yang kurang dimengerti diminta untuk meminta penjelasan lebih lanjut.

“Diharapkan usai mengikuti pelatihan, para peserta nantinya bisa menerapkan pengetahuannya dalam kinerja terbaik tugasnya sehingga bisa menjadi jari-jari dinas kesehatan dalam melakukan pencegahan dan pengobatan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara dr Dwi Yanto, Kepala Seksi Pencegahan Penyakit Menular pada Dinkes Kabupaten Tangerang, mengingatkan penyakit HIV di wilayah Kabupaten Tangerang memang seperti Fenomena Gunung Es, yaitu semakin dilakukan skrining semakin banyak HIV/AIDS ditemukan.

Oleh karena itu, diharapkan para petugas kesehatan di wilayah agar terus melakukan pemeriksaan dengan teliti orang-orang yang dinilai berresiko tinggi terjangkit HIV/AIDS. “Sebab dikhawatirkan penyebaran penyakit tersebut bisa datang dari mereka.”

sumber : dinkes.tangerangkab.go.id


Bagikan artikel ini