Puskesmas Legok Terus Bina Kesehatan Bumil & Bayi Baru Lahir

PARA Petugas Kesehatan Puskesmas Legok terus melakukan pembinaan kesehatan masyarakat dengan konsentrasi melakukan pencegahan stunting serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir.

Salah-satu kegiatan prioritas yang digelar adalah Kegiatan Keping Emas yang dilaksanakan secara rutin di setiap bulannya. Misalnya kegiatan ini dilaksanakan di Desa Babakan dengan membentuk kelompok bernama Mawar Merah (Bersama Warga Babakan Menuju Masa Depan Cerah) pada Rabu 18 Desember 2019.

Kegiatan ini sendiri dimaksudkan untuk memudahkan para petugas dan kader kesehatan dalam memberikan pembinaan kesehatan kepada para ibu hamil (bumil) yang resiko tinggi (resti), di antaranya mengkategorikan para ibu hamil resti ke dalam sejumlah pita berwarna.

Kelompok berpita itu, s.b.b: Pertama, ibu hamil terlalu tua + Anemia + Hipertensi maka diberi pita merah, kuning, biru. Kedua, ibu hamil terlalu tua + Anemia diberi pita kuning dan biru. Ketiga, ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK)  diberi pita hijau.

Keempat, ibu hamil terlalu tua diberi pita biru. Kelima, ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK) + terlalu tua diberi pita hijau dan biru. Keenam, ibu hamil tidak resti diberi pita pink.

Kepala Puskesmas Legok, dr Risda Nandini Yanumasari, menjelaskan para ibu hamil yang beresiko tinggi diberikan pembinaan dan pengetahuan, sesuai dengan tingkat restinya yang sesuai pula dengan pita berwarna yang dipakainya.

Setelah mendapat pembinaan, mereka pun diajak makan bersama untuk dapat memperbaiki gizinya sehingga seimbang. Lalu, para ibu hamil resti juga diberi motivasi untuk hidup sehat dan menjaga kehamilannya.

“Lalu mereka pun mendapat pengawasan kesehatannya dari para kader motivator kesehatan ibu dan anak (MKIA) agar saat melahirkan dalam keadaan sehat dan bisa selamat semua,” ucap dr Risda Nandini Yanumasari.

Lebih lanjut disampaikan, sementara para Kader Keping Emas siap pula melakukan kunjungan ke rumah-rumah ibu hamil dan bayi baru lahir 0-6 bulan, untuk dapat mengajak dan memotivasi pemberian ASI Ekskulisf.

follow Instagram Resmi Dinkes Kabupaten Tangerang https://www.instagram.com/officialdinkes/


Bagikan artikel ini