Lagi, Puluhan Warga Kurang Mampu Ikuti Operasi Katarak Gratis

CURUG – Puluhan warga kurang mampu dari seluruh wilayah Kabupaten Tangerang mendapat operasi katarak gratis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bekerja-sama Perdami dan RS Hermina Bitung yang dilaksanakan 13-15 Oktober 2017.

Bakti sosial ini untuk kali kedua, setelah dilaksanakan operasi katarak gratis di Bulan April kepada 110 warga kurang mampu, juga dari seluruh wilayah Kabupaten Tangerang di RS yang sama.

Dalam kegiatan ini, Perdami (Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia) mengerahkan 32 dokter spesialis mata dari sejumlah RS di antaranya 3 dokter spesialis mata dari RS Hermina Bitung yaitu dr Inti Astuti SpM, dr Erika SpM dan dr Dedi SpM.

Terinci bakti sosial selama tiga hari itu, yaitu tanggal 13 dilakukan skrining bagi para pasien, lalu tanggal 14 dilaksanakan operasi kataraknya, dan tanggal 15 tindakan lanjutan pertama pasca operasi. Kegiatan tambahannya dilakukan tanggal 21 sebagai tindakan lanjutan pasca operasi katarak kedua.

Kabid Yankes pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Corah, Jumat (13/10/2017), menjelaskan kegiatan ini memang telah diprogramkan setahun 2 kali. Pertama, dilaksanakan pada Bulan April dengan jumlah 110 pasien katarak. Kedua, kegiatan dilaksanakan pada Bulan Oktober dengan jumlah 59 pasien.

“Para pasien yang mengikuti operasi ini diambil berdasar data dari masing-masing puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang,” paparnya. 

Setelah pelaksanaan operasi, tambah Corah, para pasien dan keluarganya diberikan selembar kertas tata-cara kegiatan pasien selama pasca operasi dan informasi cara menggunakan obat tetes yang harus diteteskan satu jam sekali hingga istirahat malam. Ini dilakukan di setiap harinya sampai sembuh.

Dinkes pun memberikan obat nyeri serta antibiotik. Sementara mata yang telah dioperasi tidak boleh terkena air dan pasien pun tidak boleh berhubungan suami-istri selama 3 pekan.

Sementara di hari kedua pasca operasi, tambah Corah, pasien wajib melakukan kontrol untuk dilihat hasil operasinya. Bila hasil operasi ada masalah, maka pasien akan dilakukan tindakan ulang di rumah sakit atau di RSCM Jakarta. Pengobatannya ditanggung Jamkesmas. Pendampingannya dilakukan petugas dari puskesmas dan Dinkes Kabupaten Tangerang.

Ruswandi, koordinator kegiatan, bersyukur kegatan bakti sosial kali inipun berjalan lancar. Mudah-mudahan, kata dia, bakti sosial ini bermanfaat bagi para pasien yang dioperasi katarak.

Sementara dr Lailil Indah, Ketua Panitia Pelaksanaan Operasi Katarak RS Hermina Bitung, menambahkan pelaksanaan operasi ini dilakukan di 2 ruang operasi dengan 5 tempat operasi. “Tujuannya untuk memberikan kemudahan dan kelancaran dalam pelaksanaannya.”


Bagikan artikel ini