Sejarah

Sejarah Singkat Kelurahan Kaduagung

Sebutan Kaduagung menurut cerita orang tua dulu. diawali dengan adanya pengumuman dari kanjeng Dalem didaerah Kabupaten Bandung yaitu akan diadakannya suatu pameran hasil bumi pertanian dan buah-buahan ditiap daerah yang akan dipamerkan dipusat Pemerintahan Kabupaten Bandung saat itu termasuk kepada Eyang Jaga Satru dengan membawa hasil pertanian dan buah-buahan diantarannya buah kadu/ durian.

Kadu atau Durian diletakan  dimeja tepat dihadapan Kanjeng Dalem, mereka penasaran melihat buah kadu tersebut yang bentuknya sangat beda dengan buah kadu lainnya dengan bentuk lonjong. Kanjeng Dalem tertarik ingin melihat isi dari buah kadu atau durian tersebut dan memerintahkan kepada para pengawalnya untuk membuka buah tersebut, akan tetapi semua alat yang dipergunakan tidak dapat membelah. Akhirnya dengan kesaktian Eyang Jaga Satru dan keridhoan Allah SWT, maka dengan cukup menggoreskan telunjuknya maka terbelahlah kadu atau durian itu. Setelah terbelah semakin bertambah aneh dan takjub karena didalam isi kadu terdapat sebuah barang/ alat yang menyerupai pisaum berbentuk mirip seperti kujang yang digunakan dalam lambang kabupaten, kujang tersebut tidak bisa diambil oleh siapapun, dan ajaibnya sebuah durian yang sudah terbelah tiba tiba rapat kembaliseperti semula.

 

Banyak yang ingin memiliki kadu/durian terlebih benda pusaka yang ada didalamnya, maka buah durian tersebut dibawa kembali kedaerah pakemitan dan sampai sekarang konon tidak seorang pun tahu dimana keberradaannya. sejak saat itulah tempat asal durian dinamakan " Kaduagung" sampai sekarang.

Beberapa tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Tangerang terus melakukan pembangunan atau pun melakukan rehabilitasi terhadap gedung gedung kantor Kelurahan, karena memang kondisi gedung kantor kelurahan dikabupaten Tangerang ini sudah banyak yang perlu direhabilitasi, sehingga program pembangunan gedung gedung kantor kelurahan akan terus dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan yang ada. Gedung Kantor Kelurahan Kaduagung telah selesai pembangunannya dan diresmikan tanggal 03 Juli 2013 oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Bapak Bambang Mardi, dihadiri pula oleh Camat Tigaraksa Mas Yoyon Kusnandar, Lurah Kaduagung Mulyana beserta masyarakat Kelurahan Kaduagung.

Kelurahan Kaduagung dibagi beberapa wilayah yaitu dengan 4 Rukun Warga (RW) dan 18 Rukun Tetangga (RT), awalnya Kantor Kelurahan Kaduagung disebelah jalan dekat Bundaran Tugu Pahlawan dan awal 2013 bangunan kantor Kelurahan Kaduagung selesai dibangun.

Dalam acara peresmian Kantor Kelurahan Kaduagung dilakukan pula bakti sosial sunatan massal kepada 100 orang anak bagi warga Kecamatan Tigaraksa dan langsung ditinjau oleh Staf Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM. 


Bagikan artikel ini