Gebrak Pakumis | Website Resmi Pemerintahan Kabupaten Tangerang

  • Home
  • Gebrak Pakumis
  • Gebrak Pakumis

    GEBRAK PAKUMIS

    Salah satu persoalan pokok pelaksanaan urusan wajib pemerintahan yang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang saat ini adalah masih terdapatnya kualitas lingkungan permukiman yang buruk pada beberapa titik.

    Secara mendasar, hal ini tentunya tidak terlepas dari bertambahnya jumlah penduduk pada satu sisi, sementara disisi lainnya penyediaan rumah yang layak huni beserta prasarana, sarana, dan utilitasnya baik yang disediakan secara swadaya oleh masyarakat maupun yang disediakan oleh pemerintah dan swasta tidak mampu mengimbangi pertambahan jumlah penduduk tersebut yang pada akhirnya mengakibatkan kesenjangan.

    Dengan demikian, upaya perwujudan lingkungan permukiman yang sehat merupakan tantangan tersendiri bagi kita semua yang perlu segera kita lakukan guna meningkatkan taraf hidup masyarakat di Kabupaten Tangerang.

    Bersamaan dengan hari jadi Pemerintah Kabupaten Tangerang ke-68 tahun 2011, Program Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Padat Kumuh dan Miskin (Gebrak Pakumis) telah digulirkan.  Pelaksanaan program ini ditandai dengan agenda penyerahan Sertifikasi hak atas tanah sebanyak 100 bidang bagi MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), peresmian Peningkatan Kualitas Rumah (PKP) Cost Sharing APBN dan APBD sebanyak 500 unit, dan peletakan batu pertama pembangunan share septi tank khususnya di kampung Rawa Saban, Desa Surya Bahari, Kec.Pakuhaji-Kabupaten Tangerang, .

    Program ‘GEBRAK PAKUMIS’ merupakan salah satu terobosan dari Pemkab Tangerang dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat miskin melalui pembangunan fisik, sosial, dan ekonomi.

    Kp.Rawa Saban akan dijadikan pilot project dimulainya program ini. Tahun 2012 akan dilanjutkan untuk sekitar 1.000 unit rumah yang ada di lima kawasan kumuh dan penduduknya berpenghasilan rendah, dengan dilengkapi kelengkapan prasarana, sarana, dan utilitas yang baik melalui pendanaan APBD maupun sumber pendanaan lainnya.

    Saat ini di Tangerang ada 407 lokasi pemukiman kumuh, 13.950 keluarga yang masih tinggal di permukiman kumuh, 81.440 kualitas bangunan rumah tidak permanen, 5.283 jumlah keluarga yang tinggal di bantaran sungai, dan 3.836 jumlah rumah yang terdapat di bantaran sungai. (sumber:http://www.bappeda.tangerangkab.org) (submited by bbi)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

    What is 10 + 2 ?
    Please leave these two fields as-is:
    IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)