Berisi Tentang Visi Dan Misi Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Tangerang

Visi

            Visi adalah gambaran atau pandangan tentang masa depan yang diinginkan. Dalam konteks perencanaan, visi merupakan rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan. Sebuah visi diperlukan untuk menjadi pegangan dalam menghadapi masa depan. Dengan visi, gerak antisipatif dan inovatif organisasi diarahkan agar tetap fokus dan konsisten menuju rumusan harapan yang dinginkan di masa depan.

Visi disusun dengan mempertimbangkan sintesa antara potensi dan kekuatan realistik yang dimiliki dengan permasalahan, tantangan, serta keterbatasan yang dihadapi, dan memperhatikan kesesuaiannya dengan kecenderungan pertumbuhan daerah. Visi tersebut juga disusun dengan memperhatikan kesesuaiannya dengan fungsi dan peran daerah dalam konteks pembangunan wilayah. Di dalam fungsinya, kegiatan-kegiatan yang dibangun untuk mewujudkan visi dapat membuat kehidupan internal daerah berlangsung efektif. Kegiatan-kegiatan pembangunan itu juga diharapkan memiliki peran yang kuat sehingga memberikan pengaruh dan turut mendukung kemajuan daerah dalam konstelasi wilayah yang lebih luas. Selain itu, secara praktis visi haruslah mencerminkan kondisi yang realistik, dapat dicapai dan terukur.

Berdasarkan pendekatan di atas, dengan mempertimbangkan kondisi objektif seluruh sumber daya dan komitmen untuk meraih masa depan yang lebih baik, maka Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang selama kurun waktu 5 tahun mempunyai visi sebagai berikut :

 

“ TERWUJUDNYA PERINDUSTRIAN DAN  PERDAGANGAN  YANG MAJU SERTA MEMILIKI DAYA SAING MENUJU MASYARAKAT KABUPATEN TANGERANG SEJAHTERA “

 

Yang dimaksud dengan : 

 

  1. Daya Saing adalah memiliki kemampuan untuk menyamai atau mengatasi keunggulan di Bidang Industri dan perdagangan;
  2. Maju adalah melangkah menuju keadaan yang berkembang lebih baik;
  3. Sejahtera adalah keadaan aman sentosa dan makmur.

            Misi

Untuk mewujudkan Visi tersebut di atas maka ditetapkan 6 (enam) misi yang memuat tujuan dan sasaran strategi pembangunan perindustrian dan perdagangan yang bersinergi dengan visi dan misi Kabupaten Tangerang dalam periode 2013 -2018 sebagai berikut :

  1. Mengawasi dan mengendalikan kelancaran arus barang dan jasa serta mewujudkan pelaku usaha yang tertib dan jujur dalam rangka perlindungan konsumen;
  2. Meningkatkan  akses pasar dan informasi usaha;
  3. Menerapkan standarisasi produk, teknologi tepat guna dan memanfaatkan potensi wilayah untuk mewujudkan kemandirian industri kecil dan menengah serta menumbuhkan wirausaha baru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat;
  4. Mewujudkan kegiatan industri, dagang, dan pengelolaan energi dan sumber daya mineral yang ramah lingkungan.ian     

Dari ke-empat (4) Misi tersebut terkandung beberapa tujuan dan sasaran yang akan dicapai oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang dalam 5 (lima) tahun kedepan yaitu periode 2013– 2018.

 

  1. Tujuan
  2. Terlindunginya konsumen;
  3. Terjaminnya distribusi barang dan jasa serta tertib ukur;
  4. Termutakhirnya data harga dan distribusi barang;
  5. Terwujudnya peningkatan pengetahuan Mitra Perindustrian, Perdagangan dan Energi & Sumber Daya Mineral;
  6. Tersedianya dan tersebarnya informasi Perindustrian, Perdagangan dan Energi & Sumber Daya Mineral;
  7. Tercipta Komunikasi dan Kerjasama Bidang Perindustrian, Perdagangan dan Energi & Sumber Daya Mineral;
  8. Terciptanya produk IKM yang memiliki daya saing;
  9. Terciptanya kesadaran pelaku IKM dalam menggunakan merk;
  10. Terjaganya kelestarian lingkungan sesuai dengan fungsi

 

  1. Sasaran
    1. Menyelesaikan permasalahan pengaduan konsumen;
    2. Menjamin barang yang beredar sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
    3. Melakukan pemantauan harga dan distribusi barang bersubsidi;
    4. Mendata dan mengawasi Perdagangan, Perindustrian dan Energi Sumber Daya Mineral;
    5. Mempromosikan produk IKM Kabupaten Tangerang;
    6. Memberikan informasi IKM, Pelaku usaha/ calon/ eksportir, instansi terkait dan masyarakat, tentang peluang pasar ekspor, peraturan - peraturan/ kebijakan yang terbaru, potensi Perindustrian, Perdagangan dan Energi dan Sumber Daya Mineral kepada Masyarakat;
    7. Membangun komunikasi dan kerjasama Kemitraan;
    8. Meningkatnya pengetahuan kepada  IKM, Pelaku usaha/ calon/ eksportir, instansi terkait dan masyarakat tentang produk dalam negeri, manajemen Pedagangan, cara pengolahan makanan dan minuman yang sehat dan higienis, kawasan indstri, penggunaan kemasan yang baik dan terstandarisasi, Produk yang memenuhi Standar Nasional Indonesia, prosedur ekspor dan bagaimana memulai ekspor, Hak Kekayaan intelektual (HKI);
    9. Menjaga cekungan air tanah sebagai Daerah Lepasan air tanah (Imbuhan,  dan pemanfaatan air tanah/ konservasi air tanah).