ASDA I CANANGKAN KAMPUNG KB

Tigaraksa - Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Bencana Daerah (BKKBD) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan pencanangan dan penetapan Kampung KB Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2016, yang di canangkan dan ditetapkan langsung oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra (Asda I) H. M. Arsyad Husein di GSG Pusat Pemerintah Kabupaten Tangerang. Rabu, (28/12/2016).

 

Badan Kependudukan dan Keluarga Bencana Daerah (BKKBD) Kabupaten Tangerang Bambang Mardi Santosa mengatakan pencanangan Kampung KB ini merupakan program dan instruksi langsung dari presiden Joko widodo yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui peran pemerintah, swasta dan juga masyarakat guna membangun masyarakat yang sejahtera. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah langsung menindak lanjuti instruksi tersebut dengan menjadikan kampung KB.

 

“Pencanangan kampung KB adalah instruksi presiden yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas masyarakat dan penduduk dalam menentukan kelahiran anak serta meningkatkan jumlah keluarga berencana modern,” jelasnya.

 

Lanjutnya, penetapan dan pencanangan kampung KB terlebih dahulu dilakukan penetapan kriteria yang diantaranya adalah tersedianya data kependudukan yang akurat, partisipasi aktif masyarakat baik tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat mandiri, kawasan dengan angka keluarga sejahtera rendah, daerah aliran sungai, angka metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) rendah dan dukungan dari pemerintah daerah setempat dan kedepannya pihaknya akan terus melakukan evaluasi berkala demi kesuksesan program ini.

Adapun 28 daftar penetapan lokasi Kampung KB Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2016 diantaranya:

1. Kp. Candu Kecamatan Curug.

2. Kp. Cicayur Kecamatan Kelapa Dua.

3. Kp. Cilegong Kecamatan Cisauk.

4. Kp. Bungaok Kecamatan Legok.

5. Kp. Ranca Kalapa Kecamatan Panongan.

6. Kp. Gerudug Kecamatan Sepatan.

7. Kp. Rawa Kidang Kecamatan Sukadiri.

8. Kp. Dungus Malang Kecamatan Jayanti.

9. Kp. Pekong Kecamatan Balaraja.

10. Kp. Tegal Murni Kecamatan Sukamulya.

11. Kp. Mindi Kecamatan Cikupa.

12. Kp. Nangka Kecamatan Sindang Jaya.

13. Kp. Nambo Kecamatan Kresek.

14. Kp. Bendung Kecamatan Gunung Kaler.

15. Kp. Kebon Jamblang Kecamatan Teluknaga.

16. Kp. Belimbing Kecamatan Kosambi.

17. Kp. Pintu Air Kecamatan Pakuhaji.

18. Kp. Pondok Kelor Kecamatan Sepatan Timur.

19. Kp. Bebulak Kecamatan Mauk.

20. Kp. Gabusan Kecamatan Kemeri.

21. Kp. Tegal Kecamatan Kronjo.

22. Kp. Polo Kecamatan Mekar Baru.

23. Kp. Tapos Pasar Kecamatan Tigaraksa.

24. Kp. Boner Kecamatan Jambe.

25. Kp. Solear Kecamatan Cisoka.

26. Kp. Ranca Kecamatan Solear.

27. Kp. Gelam Pabuaran Kecamatan Pasarkemis.

28. Kp. Bolang Kecamatan Rajeg.

 

Napis selaku Kepala Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Prov. Banten mengatakan, Kampung KB merupakan salah satu model miniatur pelaksanaan total secara utuh yang melibatkan seluruh bidang dan instansi terkait sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah serta dilaksanakan di tingkatan pemerintahan terendah di seluruh kabupaten dan kota.

 

"Semoga dengan terlaksananya program Kampung KB di Kabupaten Tangerang ini dapat menjadi salah satu inovasi strategis dalam upaya mengendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia serta meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Banten khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Tangerang, sehingga harapan kita dapat mewujudkan masyarakat yang sejahtera sesuai dengan tujuan pelaksanaan program Kampung KB ini," Ucapnya.

 

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra H. M. Arsyad Husein menyampaikan sambutan Bupati Tangerang, seperti diketahui bersama bahwa penanganan Kependudukan dan Keluarga Berencana merupakan tugas bersama, bukan hanya pemerintah semata, melainkan tugas seluruh masyarakat yang diharapkan mampu berperan serta aktif dalam upaya menekan bertambahnya jumlah penduduk dan turut mensosialisasikan program Keluarga Berencana di lingkungan sekitar.

 

"Demi mengatasi persoalan kependudukan tersebut, maka dengan terlaksananya Program Kampung KB pada hari ini, diharapkan akan semakin menambah keseriusan kita semua selaku aparatur pemerintah dalam menyelenggarakan program kependudukan kepada masyarakat Propinsi Banten khususnya yang di Kabupaten Tangerang," Ujarnya.

 

H. M. Arsyad Husein menambahkan Kampung KB merupakan salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan kegiatan prioritas program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) secara utuh di lapangan. "Ini berarti, tanggungjawab keberlanjutan kampung KB bukan hanya tanggungjawab BKKBN atau SKPD Keluarga Benrencana saja, kecuali ketersediaan alat kontrasepsi tentu sepenuhnya masih tanggungjawab BKKBN," Ucapnya.

Dilanjutkan Asda I didampingi Kepala BKKPD memberikan piala, diantaranya:

1. Kepala desa sindang asih kecamatan sindang jaya sebagai desa lokasi Program P2WKSS Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2016. 

2.  Kepala Desa Wanakerta Kecamatan Sindang Jaya Sebagai Desa Lokasi Program P2WKSS Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2016. 

3.  Camat Panongan sebagai Kecamatan Pelaksana Pembangunan Responsif Gender Terbaik Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2016. 

4.  Kepala Desa Serdang Kulon Kecamatan Panongan sebagai Desa Pelaksana Pembangunan Responsif Gender Terbaik Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2016. 

5.  Direktur PT.  Ching Luh Indonesia sebagai Perusahaan Pembina Tenaga Keria Perempuan Terbaik Tingkat Kabupaten Tangerang. 

5.  Rajeg sebagai Kecamatan sayang Ibu Terbaik Tingkat Kabupaten Camat Tangerang Tahun 2016.  Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak Keluarga Kita sebagai Rumah Sakit Sayang ibu terbaik tingkat kabupaten tangerang tahun 2016.(Kwkw-Vicco-Redi/Hms).


Bagikan artikel ini