PEDULI BENCANA PACITAN, SMK DI PANONGAN KIRIM BANTUAN

Panongan – Swara Prima (07/12) Siswa-siswi SMP dan SMK Citra Nusantara mengumpulkan bantuan untuk korban Bencana Pacitan. Di sela-sela kegiatan Ujian Akhir Semester Ganjil, pengurus Osis di sekolah ini membuka posko penyaluran bencana. Selain membuka posko, mereka juga mengumpulkan bantuan dari warga sekolah dan dari warga sekitar. 
Sebagaimana diketahui, wilayah Pacitan Jawa Timur diterpa bencana banjir dan longsor. Bencana tersebut terjadi pada 28 November 2017 dikarenakan curah hujan yang begitu tinggi di wilayah tersebut. Dikutip dari suarajatimpost.com, terdapat 1.709 rumah terdampak longsor dan banjir di wilayah tersebut. 


Ketua Yayasan Pendidikan Gema Nusantara, Susilo Hartono merasa peduli terhadap bencana yang terjadi di Pacitan. Menurut keterangan keluarganya yang ada disana, kondisi rumah warga porak poranda. Ketersediaan tempat penampungan korban bencana yang tidak memadai dan  kesehatan yang mulai mengkhawatirkan. Hal ini yang menjadi motivasi bagi dirinya mendorong siswa-siswi nya untuk mengumpulkan bantuan. Beliau menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan langsung dikirim hari ini ke titik-titik terparah yang perlu segera mendapatkan bantuan.
Dari keterangan salah satu pengurus OSIS, Nuraini, dari kegiatan ini diperoleh bermacam bantuan yang diberikan para donatur. Diantaranya mie instan 220 dus, pakaian layak pakai 60 karung, pampers 20 bal, biscuit 2 dus serta beras  50 kg. Sumber bantuan ini selain dari warga sekolah juga berasal dari wilayah lain diluar Kecamatan Panongan. 
Sementara itu, Camat Panongan, Prima Saras Puspa mengomentari kegiatan yang dilakukan di Yayasan Pendidikan tersebut. Beliau mengapresiasi siswa-siswi yang sudah berinisiatif menunjukan kepedulian yang nyata bagi korban bencana. Kegiatan seperti ini perlu di  adopsi oleh sekolah-sekolah lain, selain untuk meringankan beban korban bencana juga sebagai pembelajaran bagi siswa siswi untuk peduli terhadap sesama. Selain itu Camat berharap kegiatan peduli bencana tidak terbatas pada bantuan dari siswa melainkan seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kecamatan Panongan. (Redaksi Swara Prima)


Bagikan artikel ini