Cegah Sebaran TB Paru, Puskesmas Kronjo Porgram Sisir Pasien

KRONJO - Petugas Puskesmas Kronjo kini terus menggelar sweeping (penyisiran) ke wilayah-wilayah binaan kerjanya untuk melakukan pemeriksaan warga terjangkit TB Paru.
Semisal pada Bulan Juli, petugas menemukan 9 warga terperiksa dinyatakan positif, sementara sampai awal Bulan Agustus ditemukan 4 warga terperiksa lainnya dinyatakan positif.
Selanjutnya, warga terjangkit TB Paru yang menjadi berubah status menjadi pasien Puskesmas Kronjo mendapatkan pengobatan secara kontinyu.
Berdasar catatan hasil pemeriksaan petugas yang menyebar selama ini terdapat 42 pasien TB Paru. Setelah diobati, sebanyak 6 pasien telah dinyatakan sembuh, 2 pasien mendapat pengobatan lengkap, dan sisanya terus berobat jalan.
Kepala Puskesmas Kronjo dr M Faridzi Fikri, Senin (7/8/2017), mengutarakan pelayanan di Klinik TB Paru Puskesmas Kronjo dibuka setiap hari Selasa dan Rabu. Untuk program kunjungan ke rumah-rumah pasien dilakukan di setiap harinya.
“Saya berharap untuk kesembuhan total pasien, pasien mau rutin secara disiplin meminum obat. Sementara pihak keluarga dan warga bisa turut-serta secara aktif memantau ketaatan pasien meminum obat,” ungkap M Faridzi Fikri.
Program penyisiran warga terjangkit TB Paru sendiri, tambahnya, bertujuan melakukan pencegahan penyebaran penyakit tersebut di wilayah-wilayah.


Bagikan artikel ini