Digelar Kampanye Sehatkan Gaya Hidup, Hidupkan Gaya Hidup Sehat

TIGARAKSA – Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bekerja-sama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggelar Gebyar Prolanis “Sehatkan Gaya Hidup, Hidupkan Gaya Hidup Sehat” di halaman kantor dinas itu di Tigaraksa, Minggu (20/5/2017).

Kegiatan dilaksanakan Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa pada bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinkes Kabupaten Tangerang ini menyertakan 200 lansia dari Klub Polaris dari Puskesmas Tigaraksa, Pasirnangka, Jambe, Panongan, Cisoka, Cikupa, Balaraja dan Klinik BPJS.

Dalam kegiatan ini, para peserta diperiksa kadar gula darah dengan sebelumnya berpuasa. Lalu, setelah berbuka dan beristirahat, mereka mengikuti senam. Setelah 2,5 jam berlalu, kembali gula darah mereka diperiksa. Untuk mendapat hasil akurat tentang kandungan gula darahnya.

Selain itu, para lansia pun mendapat pemeriksaan tekanan darah yang dilanjutkan mengikuti kegiatan penyuluhan tentang Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) mengenai Hipertensi dan DM.

Mochamad Bachtiar SKM, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, mengakui kegiatan ini menjadi salah-satu upaya meningkatkan gairah peserta Klub Polaris di tiap puskesmas berkegiatan pemeriksaan kesehatannya.

“Sekaligus untuk ajang silaturahmi dengan tujuan dapat mengajak para penyandang penyakit tidak menular (PTM) bergairah untuk hidup sehat dengan terus beraktifitas menjaga pola hidup dan pola makan yang seimbang dan bergizi,” katanya.

PTM sendiri, papar Mochamad Bachtiar, bersifat degeneratif (kronis) dengan proses perjalanan penyakitnya membutuhkan waktu yang lama. Semisal Hipertensi, Penyakit Jantung Koroner, Stroke, Diabetes Melitus, Gagal Ginjal Kronik, Asma, PPOK, Kanker, d.l.l.

Sebagian besar penyakit tersebut awalnya tidak menimbulkan keluhan atau dirasakan sebagai keluhan biasa saja, sehingga penderita seringkali mendapat serangan tiba-tiba.

“Oleh karena itu pentingnya untuk melakukan deteksi dini faktor resiko PTM,” katanya.

Ada beberapa faktor resiko PTM yang perlu diperhatikan, di antaranya merokok, kurang konsumsi sayur, buah dan obesitas, konsumsi makanan yang mengandung gula, garam dan lemak yang berlebih, kurang aktifitas fisik, konsumsi minuman beralkohol dan stres.

Bila hal ini bisa dikurangi dengan baik dengan diet dan keteraturan mengkonsumsi makanan dan tidak merokok, dipastikan akan dapat mencegah PTM.

 

ef


Bagikan artikel ini