Program Minum TTD Turunkan Angka Anemia Remaja Putri

TIGARAKSA – Berkat pelaksanaan program minum Tablet Tambah Darah (TTD) bagi para pelajar putri SMA, SMK, dan MAN di Kabupaten Tangerang sepekan sekali secara kontinyu di tahun 2016, terjadi penurunan angka anemia di kalangan para pelajar putri di sekolah-sekolah itu.

Survai yang dilakukan Seksi Gizi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kepada 1.500 pelajar putri dari tiga jenis sekolah itu di akhir tahun 2016 mencatat 73,5 persen mengidap anemia. Lalu mereka pun diikutkan dalam program TTD dan disurvai kembali di awal tahun 2017 dengan hasilnya terjadi penurunan idapan anemia menjadi 63,4 persen.

Hasil penurunan 10,1 persen idapan anemia bagi 1.500 pelajar yang menjadi korensponden yang secara rutin meminum TTD sepekan sekali selama kurun waktu pelaksanaan survai, semakin meyakinkan jajaran dinas kesehatan atas keberhasilan program minum TTD sepekan sekali bagi remaja putri. 

Kusnadi SKM MKM, Kepala Seksi Gizi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Senin (15/5/2017), mengutarakan terkait itu maka Dinas Kesehatan bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus berupaya menekan angka idapan anemia yang dialami remaja putri dengan memperluas program TTD.

Bahkan kini pun telah dibentuk kader kesehatan di sekolah-sekolah dengan nama Kader Kartini yang salah-satu tugasnya membantu melakukan sosialisasi program TTD kepada para remaja putri di setiap pekannya.

“Sampai saat ini Kader Kartini sudah dibentuk antara lain di  SMAN 23, SMAN 7, SMK 10, MAN 1 Tigaraksa dan SMK Bina Insani Suradita,” katanya. Ditambahkan sesuai rencana Kader Kartini ini secara bertahap akan dibentuk di setiap sekolah yang ada di Kabupaten Tangerang.

Para kader inipun, selain diberi tugas menyosialisasikan dan mengajak para pelajat putri di sekolahnya rajin meminum TTD, mereka juga diberi tugas untuk mengajak remaja putri lainnya di luar sekolah dan wanita usia subur yang ada di lingkungannya untuk berbuat serupa.

16/05/17/ef


Bagikan artikel ini