Dinkes Gencarkan Pembinaan STBM ke Desa-desa Sasaran

SUKADIRI – Digencarkan pembinaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Desa Kohod, Kecamatan Sukadiri, oleh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dengan target tercapainya pembangunan jamban keluarga di rumah-rumah warga.

Kegiatan STBM ini dilaksanakan Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga (KLK2O) pada Bidang Kesehatan Masyarakat di Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Desa Kohod memang menjadi prioritas utama kegiatan ini, tetapi hal serupa pun dilaksanakan di sejumlah wilayah lainnya.

Terkait kegiatan di Desa Kohod yang notabenenya sebagai salah-satu wilayah binaan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja yang digawangi para istri menteri kabinet kerja ini, diharapkan para Kader STBM di sana aktif melakukan sosialisasinya kepada masyarakat.

Tujuannya agar masyarakat dapat memahami dan mau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), salah-satunya mau memiliki jamban keluarga, ungkap Sri Indriastuti SKM M.Kes, Kepala Seksi KLK2O pada Dinkes Kabupaten Tangerang, Senin (8/5/2017)

Diutarakan program pembinaan dan konseling STBM di Desa Kohod termasuk di desa-desa lainya dilaksanakan dengan waktu dan tempat berbeda-beda. “Untuk Desa Kohod memang menjadi sasaran utama sebagai pilot project-nya.”

Dalam kegiatannya sendiri, para kader STBM pun melibatkan Kader Saka Bakti Husada (SBH), kepala desa, tokoh masyarakat, dan alim ulama. Saat ini para kader tersebut terus melakukan inspeksi kesling ke rumah-rumah warga. Mereka pun menempelkan stiker kartu rumah di pintu atau jendela rumah warga dan melakukan kegiatan pemicuan STBM.

Setelah itu, tambah Sri Indriastuti, pihaknya akan melanjutkan dengan pemberian stimulan pembangunan jamban keluarga, dengan ketentuan masyarakat siap berkontibusi bergotong-royong atau arisan membangun jamban keluarga.

“Inti dari pembuatan jamban secara tidak gratis ini agar masyarakat punya rasa memiliki sehingga mau menjaga dan merawat jamban yang telah dibangun bersama itu,” katanya.

Diakui dari 53 rumah yang belum memiliki jamban di Desa Kohod, kini pembangunan jambannya sudah mencapai 38,17%. Sehingga para kader STBM di Kohod bisa dibilang sudah mampu melakukan perubahan di wilayahnya.

Diharapkan dalam waktu dekat desa ini dan desa-desa lainnya sudah memiliki jamban semua. Dengan demikian masyarakat Kabupaten Tangerang nantinya bisa dicatat sudah tidak ada lagi yang BAB sembarangan yang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan.


Bagikan artikel ini