Kabupaten Tangerang Lakukan Studi Komparatif Sistem E-Budgeting Kota Bandung

DUNGUSCARIANG, BANDUNG. Acara studi komparatif diikuti oleh 28 Lurah Se-Kabupaten Tangerang dan 8 Pejabat pendamping seperti Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kabag Pemerintahan dan OTDA, Diskominfo, BPKAD, dan BAPPEDA. Studi tersebut didasari oleh tingginya urbanisasi da persoalan distribusi penduduk yang tidak merata. Sementara pada tingkat internal, tantangan yang akan dihadapi yaitu upaya dalam memenuhi peningkatan permintaan terhadap layanan publik seperti transportasi, persampahan, pengagguran, dan lain sebagainya. Pada awal kegiatan, Sandi Mirasa, SE sebagai Kepala Bagian Pemerintahan dan OTDA memberikan sambutannya mewakili rombongan.

Sistem e-Budgeting diterapkan di Kota Bandung, khusunya di kelurahan Dunguscariang. Sistem e-Budgeting ini bisa digunakan mulai dari warga yang sudah memiliki e-Warga. Sstem tersebut menjadi media untuk mempermudah layanan kepada masyarakat, termasuk layanan e-KTP dan e-Pengaduan yang berbasis SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan)

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bagian Telematika Diskominfo Bangbang Ismail menyampaikan,"Kabupaten Tangerang perlu mencontoh kota Bandung dalam hal pemanfaatan SIAK yang ada di Disdukcapil. Banyak aplikasi yang bisa kita bangun berbasis SIAK, contoh aplikasi e-Ketenagakerjaan, e-Warga, dan lainnya. Maka dalam hal ini perlu untuk kerjasama dengan Disdukcapil".

Sementara itu, di Bandung e-Musrembang pada tingkat RW sudah berjalan, jadi ketua RW sudah bisa mengusulkan kegiatan sejak awal melalui sistem tersebut.

 


Bagikan artikel ini