PROGRAM PENYELAMATAN BAYI DAN IBU MELAHIRKAN TERUS DIGAUNGKAN

JAKARTA- Bupati Zaki Iskandar mengadiri acara seruan aksi melanjutkan upaya penyelamatan ibu dan bayi baru lahir yang diselenggarakan oleh Kementrian Kesehatan RI. Selasa, (14/3/17).

Acara ini menelusuri kembali berbagai pendekatan inovatif dan praktik yang berhasil dikumpulkan dari program USAID EMAS yang dilaksanakan selama 5 tahun dengan dana 55 juta dolar Amerika di bawah kemitraan dengan Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan keselamatan ibu dan bayi baru lahir.

Menteri Kesehatan Prof.  Dr.  dr.  Nila Djuwita F.  Moeloek SpM(K)  mendesak rumah sakit dan puskesmas untuk meningkatkan kualitas perawatan ibu dan bayi baru lahir serta meningkatkan efisiensi sistem rujukan guna meminimalisir kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir.

"Lebih banyak hal yang harus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kegawatdaruratan ibu dan bayi baru lahir,Saya berharap rumah sakit dan puskesmas di seluruh Indonesia,  khususnya di tingkat kabupaten/kota,  memetik pelajaran penting dari program USAID EMAS dan menggunakannya untuk membuat perubahan terus menerus dengan memastikan ibu dan bayi baru lahir sehat," ucap Menkes. 

Dalam acara tersebut Bupati Zaki berharap program penyelamatan ibu melahirkan dan bayi baru lahir bisa terus berlanjut dan semakin ditingkatkan, karena di Indonesia ini termasuk di Provinsi Banten dan Tangerang masih banyak kasus kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir. Tetapi di Kabupaten Tangerang sendiri pemerintah Kabupaten melalui Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah memiliki program Bergandengan tangan menyelamatkan bayi baru lahir dan ibu melahirkan.

"Kabupaten Tangerang memiliki program yang sangat baik yakni bergandengan tangan menyelamatkan ibu melahirkan dan bayi baru lahir, program ini tentunya bertujuan untuk meminimalisir kematian ibu melahirkan dan menyelamatkan bayi baru lahir," tutur Zaki.

Sementara itu Direktur Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang Naniek Isnaenik yang didapuk menjadi salah satu narasumber dalam acara tersebut mengungkapkan, upaya yang harus dilakukan untuk menyelamatkan ibu dan bayi baru lahir tentunya selain harus memiliki sisitem dan program yang baik juga harus didukung oleh semua pihak dan sinergitas yang baik agar semua itu berjalan dengan baik, dalam hal ini pemerintah kabupaten tangerang sangat mendukung sekali adanya program penyelamatan ibu dan bayi baru lahir.

"alhamdulillah Bupati Tangerang (Zaki Iskandar) sangat mendukung dan berkomitmen sekali dengan adanya program bergandengan tangan menyelamatkan ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Tangerang, shingga program itu bisa sukses bahkan sangat diapresiasi oleh pemerintah pusat sahingga diganjar menjadi salah satu program top 35 inovasi pelayanan publik," terang Nanik. (herly/kominfo).


Bagikan artikel ini