Sosialisasi Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Perencanaan, Penganggaran, dan Pelaporan (SIMRAL) BPPT Dalam Mendukung Proses Pembangunan Daerah

Tangerang Selatan, Kawasan Puspitek. Acara Sosialisasi Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Perencanaan, Penganggaran, dan Pelaporan (SIMRAL) BPPT, dalam mendukung Proses Pembangunan Daerah. Pada acara tersebut hadir perwakilan dari Pemerintah Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, serta Instansi Pemerintah lain di provinsi Banten. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) selaku tuan rumah juga turut mengundang KPK sebagai pembicara terkait pemanfaatan TIK sebagai upaya pencegahan dan penyalahgunaan anggaran. Kamis (15/03/2017).

Sebagai pembicara pertama pada acara sosialisasi SIMRAL , KPK yang diwakili Kasatgas Korsupgah Banten Jabar Asep Rahmat Suwandha. Ia memberikan paparan dihadapan hadirin. "Diharapkan adanya SIMRAL ini akan menjadi sarana pencegahan untuk tindakan korupsi. KPK akan menjadi pilot project terkait hal ini, hingga nantinya akan diaplikasikan di seluruh Provinsi", paparnya.

Selanjutnya perwakilan dari Kabupaten Serang menyampaikan bagaimana kondisi pada proses perencanaan hingga pelaksanaan anggaran di Kabupaten Serang kurang efisien, kurang transparan, dan tidak terintegrasi, karena itu dibutuhkan aplikasi seperti SIMRAL. "Kami mencari aplikasi seperti ini ke seluruh Indonesia, ternyata ada di BPPT. SIMRAL ini sangat sesuai dengan kebutuhan pemerintah, seluruh aplikasi yang kami miliki di Kabupaten Serang juga bisa diinjeksi ke dalam aplikasi tersebut, sehingga mudah untuk mengintegrasikan seluruh aplikasi di pemerintah. Daya dukung anggaran pun sesuai dengan kebutuhan", jelasnya. Pada kesempatan yang sama, perwakilan dari Kota Tangerang Selatan juga menyampaikan pengalamannya dalam penggunaan SIMRAL. 

Kepala Insinyur Program e-Services Faisol Ba'abdullah menjelaskan bagaimana implementasi SIMRAL dalam mendukung proses pembangunan daerah. " Pemerintah daerah tidak perlu ragu dengan aplikasi ini, karena dengan adanya sistem berbasis cloud goverment tidak ada alasan lagi bagi pemerintah daerah tidak memiliki SDM yang ahli di bidang IT. Faktanya pengguna internet aktif di Indonesia mencapai 88%", tegasnya. 

Setelah itu acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dari seluruh tamu undangan yang hadir dalam sosialisasi aplikasi SIMRAL tersebut. (Diskominfo)


Bagikan artikel ini