GPI-BBL dan KB Kabupaten Tangerang Distudi-banding Pejabat India

TIGARAKSA – Sukses Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (GPI-BBL) beserta Program Keluarga Berencana yang dilaksanakan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, rupanya telah menciptakan nama harum Pemerintah Kabupaten Tangerang skala nasional dan dunia.

Kebanggaan ini dibuktikan dengan kunjungan kerja rombongan pejabat kesehatan dari Negara India yang melakukan studi-banding mengenai program tersebut ke Kabupaten Tangerang, Selasa (20/12/2016). Para tamu diterima di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dan Kepala BKKBD, serta didampingi Kabid Kesehatan Keluarga pada Dinas Kesehatan.

Para tamu mendengarkan presentasi mengenai pelayanan kesehatan yang dilakukan para petugas kesehatan Kabupaten Tangerang, baik di level puskesmas dan level rumah sakit daerah, serta mendapat pemaparan mengenai pelaksanaan KB di Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, drg Hj Naniek Insnaeni Lestari M.Kes,  menjelaskan dalam menjalankan pelayanan penyelamatan ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Tangerang dilakukan terintegrasi dengan pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di 33 puskesmas dari 44 puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Tangerang. “Dengan cara ini, masyarakat menjadi mendapat kemudahan dalam pelayanan gerakan tersebut.”

Selanjutnya, para tamu diajak melihat langsung pelaksanaan kegiatan pelayanan di Puskesmas Kutabumi berupa pemasangan KB Implan, yang dilanjutkan melihat pelayanan di RSUD Tangerang.

Terlihat para tamu merasa kagum dengan semua pelayanan kesehatan yang diberikan para petugas kesehatan, baik yang diberikan di Kantor Dinas Kesehatan, puskesmas maupun RSUD.

Dari hasil kunjungan ini, rombongan tamu dari negera sahabat ini menyatakan tertarik dengan pelaksanaan KB Implan karena di India belum ada, sehingga melihat hal tersebut mereka pun ingin menerapkannya di India.


Bagikan artikel ini